Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Buaya Peliharaan Semakin Besar, Pemilik Ketakutan

Di saat masyarakat dicemaskan wabah virus Corona, warga Jakarta Timur ini justru dicemaskan kondisi buaya peliharaannya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 April 2020  |  16:40 WIB
Seekor buaya peliharaan warga berada di kandang kucing di Jalan Masjid I RT 009/RW 06 Nomor 15 Cipayung, Jakarta Timur. Petugas Damkar mengevaluasi binatang tersebut sebab membuat takut pemiliknya, Rabu (22/4/2020). - ANTARA/Damkar Jaktim
Seekor buaya peliharaan warga berada di kandang kucing di Jalan Masjid I RT 009/RW 06 Nomor 15 Cipayung, Jakarta Timur. Petugas Damkar mengevaluasi binatang tersebut sebab membuat takut pemiliknya, Rabu (22/4/2020). - ANTARA/Damkar Jaktim

Bisnis.com, JAKARTA - Di saat masyarakat dicemaskan wabah virus Corona, warga Jakarta Timur ini justru dicemaskan kondisi buaya peliharaannya.

Sang pemilik bukannya khawatir dengan kondisi reptil yang dipelihara. Ia justru ketakutan dengan pertumbuhan buaya peliharaannya tersebut.

Akhirnya buaya tersebut dievakuasi petugas pemadam kebakaran Jakarta Timur dari dalam kandang, Rabu (22/4/2020) siang.

"Pelapor meminta bantuan untuk memindahkan buaya dari kandang kucing karena sudah tidak bisa menampung buaya yang semakin membesar," kata Kasi Operasional Damkar Jaktim, Gatot Sulaeman di Jakarta.

Laporan itu disampaikan pejabat Kelurahan Cipayung kepada petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur pukul 13.30 WIB.

Dalam laporannya disebutkan ukuran buaya sudah sepanjang sekitar 1,2 meter sejak dirawat pemiliknya dari kecil.

Empat personel evakuasi dikerahkan untuk memindahkan buaya dari dalam kandang kucing di Jalan Masjid I RT 009/RW 06 Nomor 15 Cipayung.

Pemilik buaya bernama Ibu Sari mengaku takut setelah melihat perubahan fisik buaya yang sudah empat tahun dipelihara.

Sari telah berupaya memperlambat pembesaran buaya dengan cara membatasi asupan makanan. "Sengaja dibatasi makannya, memang tidak setiap hari, takut tambah besar," katanya.

Menurut Sari, buaya itu awalnya dipelihara oleh suami. Setelah suaminya meninggal, seluruh tanggung jawab diurus Sari.

"Saat almarhum suami saya masih hidup, biasanya dikasih makan seminggu sekali ikan lele yang masih segar 2 kilogram," kata Sari.

Petugas evakuasi berhasil mengeluarkan buaya tersebut dari dalam kandang. Selanjutnya buaya tersebut akan diserahkan ke Museum Reptil.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

buaya

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top