Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dampak Corona, PSI: Pekerja Kena PHK Jadi Tunawisma di Jakarta

Wabah virus Corona selain membuat banyak orang terinfeksi juga membuat banyak orang kehilangan pekerjaaan. Tragisnya lagi, ada di antara korban PHK yang kemudian terpaksa menggelandang menjadi tunawisma.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 April 2020  |  14:47 WIB
Ilustrasi-Warga berada didepan toko yang tutup di pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (6/4/2020). Pemprov DKI melalui Perumda Pasar Jaya memperpanjang penutupan pasar Tanah Abang hingga Minggu (19/4) akibat pandemi corona, setelah sempat direncanakan dibuka pada Senin (6/4). - Bisnis/Arief Hermawan P
Ilustrasi-Warga berada didepan toko yang tutup di pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (6/4/2020). Pemprov DKI melalui Perumda Pasar Jaya memperpanjang penutupan pasar Tanah Abang hingga Minggu (19/4) akibat pandemi corona, setelah sempat direncanakan dibuka pada Senin (6/4). - Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Wabah virus Corona selain membuat banyak orang terinfeksi juga membuat banyak orang kehilangan pekerjaaan. Tragisnya lagi, ada di antara korban PHK yang kemudian terpaksa menggelandang menjadi tunawisma.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengaku mendapati sejumlah orang di Jakarta yang menjadi tunawisma karena terdampak wabah Corona. Juru bicara PSI Sigit Widodo dalam keterangan tertulisnya menyatakan di antara mereka ialah pekerja harian yang dirumahkan.

"Banyak dari mereka tidak bisa lagi membayar kos atau kontrakan sehingga akhirnya menggelandang di banyak tempat, termasuk Tanah Abang,” kata Sigit, Jumat (24/4/2020).

Sigit menyebut tiga pemuda bernama Reza, Raka, dan Fahmi sebagai contoh korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Ketiganya, menurut Sigit, adalah lulusan perguruan tinggi di Balikpapan, Medan, dan Padang.

Mereka memutuskan mencari pekerjaan di Jakarta dan bertemu di satu kos yang sama. Baru beberapa bulan pindah ke Jakarta, wabah Corona muncul. Mereka pun kehilangan pekerjaan sehingga tak mampu lagi membayar biaya sewa indekos. 

"Ketika sama-sama kehilangan pekerjaan, mereka tidak dapat lagi membayar kos dan memilih menggelandang di Tanah Abang," ujar Sigit.

Tak cuma itu, PSI menemukan ibu yang tengah hamil tua. Bersama empat anaknya, ibu tersebut juga menggelandang.

PSI menggelar aksi membantu tunawisma di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis dini hari, 23 April 2020.

Sigit mendesak pemerintah DKI menindaklanjuti masalah ini. Dia menyatakan jumlah orang terlantar di DKI terus bertambah setiap harinya.

"Harapan kami tentunya Pemprov DKI bisa melakukan sesuatu untuk mereka karena kemampuan kami (PSI) sangat terbatas," ucap Sigit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

phk Virus Corona Tunawisma

Sumber : Tempo.co

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top