Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Korsleting Jadi Pemicu Kebakaran Pabrik Cat di Kalideres

Sebuah pabrik cat seluas 3.500 meter persegi di Tegal Alur, Kalideres Jakarta Barat ludes terbakar, gara-gara korsleting atau arus hubungan pendek jaringan kabel listrik.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 Juli 2020  |  12:59 WIB
Petugas pemadam kebakaran menjinakkan api pada kebakaran pabrik cat di Jalan Kamal Raya 8 RT04/020 Tegal Alur, Kalideres Jakarta Barat, Kamis malam 16 Juli 2020). - Antara/dokumentasi Damkar Jakarta Barat
Petugas pemadam kebakaran menjinakkan api pada kebakaran pabrik cat di Jalan Kamal Raya 8 RT04/020 Tegal Alur, Kalideres Jakarta Barat, Kamis malam 16 Juli 2020). - Antara/dokumentasi Damkar Jakarta Barat

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah pabrik cat seluas 3.500 meter persegi di Tegal Alur, Kalideres Jakarta Barat ludes terbakar, gara-gara korsleting atau arus hubungan pendek jaringan kabel listrik.

AKP Syafri Wasdar, Kanit Reskrim Polsek Kalideres, mengatakan kebakaran itu menimpa pabrik cat di Jalan Kamal Raya 8 RT 04/020 Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat, pada Kamis (16/7) malam.

"Akibat arus pendek listrik," ujar Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Syafri Wasdar di Jakarta, Jumat (17/7/2020) seperti dilaporkan Antara.

Syafri mengatakan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kebakaran pabrik cat seluas 3.500 meter persegi tersebut. Sebanyak 18 unit pemadam kebakaran menangani kobaran api.

Kepala Seksi Operasi Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Barat Eko Sumarno mengatakan api baru dapat dipadamkan pada Kamis sekitar pukul 22.00 WIB. "Dilanjutkan pendinginan hingga Jumat dini hari pukul 04.18 WIB," kata Eko.

Namun kerugian atas kebakaran pabrik cat tersebut belum dapat ditaksir.



Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kebakaran pemadam kebakaran

Sumber : Antara

Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top