Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tilang Ganjil Genap: Pelanggar Kebanyakan dari Luar Jakarta

Pada jam keberangkatan kerja Senin pagi, Polantas di wilayah hukum setempat telah menilang total 30 pengendara yang melanggar ganjil-genap.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 Agustus 2020  |  11:38 WIB
Polisi menilang pengendara yang melanggar Kawasan pembatasan Kendaraan ganjil genap  . - Twitter @tmcpoldametro
Polisi menilang pengendara yang melanggar Kawasan pembatasan Kendaraan ganjil genap . - Twitter @tmcpoldametro

Bisnis.com, JAKARTA - Hari pertama sanksi tilang terhadap pelanggar ketentuan ganjil-genap di Jakarta Timur, Senin (10/8/2020) pagi, didominasi pengendara dari luar wilayah DKI.

"Sejumlah pelanggar yang mendominasi adalah dari luar DKI Jakarta berplat F," kata Wakil Kasat Lantas Polrestro Jaktim Kompol Maulana di Jakarta.

Pada jam keberangkatan kerja Senin pagi, Polantas di wilayah hukum setempat telah menilang total 30 pengendara yang melanggar ganjil-genap.

Mereka melintas di Jalan MT Haryono Jaktim mengendarai roda empat dengan plat nomor ganjil pada tanggal genap. "Dari pagi tadi kita sudah lakukan 30 penindakan," ujarnya.

Petugas menghentikan satu per satu pengendara berplat nomor ganjil di jalur cepat Jalan MT Haryono dan memeriksa kelengkapan izin berkendara. Denda yang diberikan kepada setiap pelanggar maksimal Rp500 ribu.

Salah satu pelanggar, Ryan (30) mengaku mengetahui bahwa sosialisasi ganjil-genap pada 3-9 Agustus 2020 telah berakhir.

"Tapi saya gak tahu jalan. Dari Bandung mau ke Jakarta. Padahal kita juga sudah lihat Google Maps dan tanya temen tapi mau gimana lagi," katanya.

Pelanggar lainnya, Furqon (48), tidak menduga bahwa ketentuan ganjil-genap berlaku sejak pagi. "Saya kira mulai sistem ganjil-genap dari jam 10.00 WIB. Saya dari luar kota mau ke Mampang," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ganjil genap

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top