Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PSBB Jilid II, Masjid Balai Kota DKI Jakarta Tidak Gelar Salat Jumat

Dua belas pejabat teras Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah dikonfirmasi positif Covid-19.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 18 September 2020  |  12:10 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Salat Jumat di Masjid Fatahillah Balai Kota. Turut menemani Anies, tampak kedua putranya, Mikail dan Kaisar serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. - Istimewa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Salat Jumat di Masjid Fatahillah Balai Kota. Turut menemani Anies, tampak kedua putranya, Mikail dan Kaisar serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Masjid Fatahillah Balai Kota DKI Jakarta tidak menggelar salat Jumat pada hari ini setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk menerapkan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid kedua.
Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Kepala Biro Umum dan Administrasi

Sekretariat Daerah Setda Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin melalui keterangan tertulis pada Jumat (18/9/2020).

“Masjid Fatahillah Balai Kota, Jakarta tidak menggelar Sholat Jumat,” kata Awaluddin.

Dia menerangkan langkah itu diambil untuk menindaklanjuti kebijakan PSBB jilid dua yang berlaku selama dua pekan mendatang.

“Karena PSBB total selama dua pekan ini,” kata dia.

Dua belas pejabat teras Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah dikonfirmasi positif Covid-19 sejak pertama kali diumumkan kepada publik pada 28 Agustus 2020.

Baru saja, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir membeberkan adanya penambahan tiga kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang ada di lingkungan pejabat teras.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hanya melaporkan tujuh pejabat teras yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada 28 Agustus 2020 lalu.

“Ada satu di Balai Kota, jangan sebut nama. Jadi yang satu eselon III, Kepala Bagian Hukum. Lalu, ada Asisten Deputi [Eselon II], jadi lockdown Blok G Balai Kota bukan karena Pak Sekda Saefullah meninggal, bukan, tetapi karena ada dua pejabat baru yang terpapar,” kata Chaidir melalui sambungan telepon pada Kamis (17/9/2020).

Selain itu, Chaidir juga mengonfirmasi kabar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Gumilar Ekalaya terkonfirmasi positif Covid-19 pada akhir Agustus lalu.

“Sudah lama [positif Covid-19] bareng dengan tujuh pejabat itu, sekarang beliau sudah pulih,” kata Chaidir.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

covid-19 Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top