Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pengemudi Ojol Sering Langgar Protokol Kesehatan PSBB

Alasan yang paling sering digunakan untuk mengelak, yakni terburu-buru, karena ada pesanan yang harus diantarkan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 September 2020  |  01:29 WIB
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Polisi Audie S Latuheru dan Dandim 0503 JB Kolonel Infanteri Dadang Ismail Marzuki melepas komunitas ojek
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Polisi Audie S Latuheru dan Dandim 0503 JB Kolonel Infanteri Dadang Ismail Marzuki melepas komunitas ojek "online" yang bergabung dalam Satgas Pencegahan Covid-19 di Mako Polres Metro Jakarta Barat, Rabu. (23/9/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Seksi Penindakan Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Barat Ivan Sigiro mengemukakan pengemudi ojek daring atau ojek online (ojol) sering melanggar protokol kesehatan tertib bermasker pada masa PSBB Jakarta

Alasan yang paling sering digunakan untuk mengelak, yakni terburu-buru, karena ada pesanan yang harus diantarkan.

"Saat ditangkap dia ternyata sedang mengantar order, ambil order, alasannya itu-itu aja," kata Ivan di Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Anggota Satpol PP Jakarta Barat pun mau tidak mau memberi keringanan mereka untuk mengantar pesanan terlebih dahulu. Namun dengan meninggalkan KTP di posko penindakan.

Sebelum pengemudi ojek daring (online)  diperbolehkan mengemudi kembali, anggota Satpol PP Jakarta Barat membuat berita acara pemeriksaan terhadap mereka. Nantinya,  KTP itu bisa diambil ke Kantor Wali Kota Jakarta Barat. Namun, ada saja pengemudi ojek daring yang belum mengambil KTP mereka.

Operasi Yustisi Tertib Masker di Jakarta Barat menjaring 1.856 pelanggar selama pekan pertama PSBB diberlakukan pada 14-20 September 2020.

"Selama sepekan ini kami berhasil jaring 1.856 pelanggar protokol kesehatan. Mereka terjaring di delapan kecamatan dan Kantor Wali Kota Jakarta Barat," ujar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Barat Tamo Sijabat di Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Tamo menjelaskan, pelanggar itu dijaring dalam operasi gabungan yang dilakukan bersama TNI-Polri dan Suku Dinas Perhubungan yang bertugas di wilayah masing-masing.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Ojek Online Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top