Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Penampakan Kebon Pala Terendam Banjir 1,5 Meter AKibat Ciliwung Meluap

Sungai Sunter Hulu yang menjadi pertemuan Kali Ciliwung di bagian sudut Kebon Pala mengalami peningkatan debit air setelah terjadi curah hujan yang tinggi di wilayah Bogor, Jawa Barat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Oktober 2020  |  10:37 WIB
Petugas dari Kelurahan Kampung Melayu meninjau dampak banjir yang melanda RW04 Kebon Pala, Jakarta Timur, akibat luapan Kali Ciliwung, Senin (5/10/2020). - Antara\r\n \r\n\r\n
Petugas dari Kelurahan Kampung Melayu meninjau dampak banjir yang melanda RW04 Kebon Pala, Jakarta Timur, akibat luapan Kali Ciliwung, Senin (5/10/2020). - Antara\\r\\n \\r\\n\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Permukiman penduduk di Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, terendam banjir dengan ketinggian 1,5 meter lebih akibat luapan Kali Ciliwung, Senin (5/10/2020).

"Air naik jam 01.00 WIB. Ketinggian air sekitar 20 sentimeter sampai 1,5 meter di lokasi terparah karena Kali Ciliwung meluap," kata salah satu warga RT11 RW05 Kebon Pala, Jhony (41), di Jakarta.

Dilansir dari informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta tinggi muka air (TMA) di Sungai Sunter Hulu pada Minggu (4/10/2020) sekitar pukul 22.00 WIB siaga 1 dengan ketinggian 300 sentimeter dari TMA normal 150 sentimeter.

Sungai Sunter Hulu yang menjadi pertemuan Kali Ciliwung di bagian sudut Kebon Pala mengalami peningkatan debit air setelah terjadi curah hujan yang tinggi di wilayah Bogor, Jawa Barat.

Selang beberapa jam kemudian, air kiriman dari Katulampa melalui Kali Ciliwung tiba di Kebon Pala tepat pukul 02.00 WIB dan merendam rumah penduduk.

Hingga Senin (5/10/2020) pagi, banjir di Kebon Pala belum  surut, namun warga yang terdampak memilih bertahan di rumah yang rata-rata telah berlantai dua.

Lurah Kampung Melayu Setiawan mengatakan banjir kali ini dialami oleh 1.264 jiwa yang terdampak di RW04, RW05, RW06, RW07 dan RW08 Kebon Pala.

"Itu air dari Bogor, bukan air dari lokal. Biasanya banjir di sini juga dipengaruhi air dari Depok," katanya.

Titik terparah banjir berada di RW04 dengan ketinggian muka air mencapai 1,5 meter lebih sebab berada pada dataran lebih rendah dari wilayah RW lainnya.

"Sejak pukul 07.30 WIB air sudah mulai surut," katanya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir Banjir Jakarta

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top