Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dokter Tirta Sebut Denda Rp50 Juta untuk Rizieq Shihab sebagai Pembenaran

Tirta sebelumnya mengkritik perhelatan Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Rizieq Shihab pada Sabtu (14/11/2020) malam, yang memunculkan kerumunan massa.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 November 2020  |  06:46 WIB
Dokter Tirta membagikan masker kepada masyarakat di Jakarta dan Yogyakarta.
Dokter Tirta membagikan masker kepada masyarakat di Jakarta dan Yogyakarta.

Bisnis.com, JAKARTA - Dokter Tirta Mandira Hudhi menilai denda Rp50 juta kepada Rizieq Shihab merupakan solusi jangka pendek sehubungan dengan penanganan Covid-19.

Menurut dia, keputusan pemerintah provinsi DKI Jakarta menjatuhkan denda itu hanya bentuk pembenaran.

"Denda merupakan solusi short time, dan pembenaran. 'Tidak apa-apa langgar, kan ada duit'," kata dia dalam pesan teksnya, Senin (16/11/2020).

Tirta sebelumnya mengkritik perhelatan Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Rizieq Shihab pada Sabtu (14/11/2020) malam, yang memunculkan kerumunan massa.

Sebagian besar kerumunan massa itu melanggar protokol kesehatan karena tidak mengenakan masker dan tidak menjaga jarak.

Akibat pelanggaran protokol yang dilakukan para peserta acara Maulid Nabi di sekitar markas FPI Petamburan itu, Rizieq Shihab dijatuhi sanksi denda Rp50 juta.

 Tirta berujar, pemerintah seharusnya mencontoh negara lain yang tidak menjatuhkan sanksi berupa denda, tapi hukuman.

Menurut dia, India, Jepang, Hong Kong, dan Taiwan menjatuhkan sanksi hukuman yang mendorong warga mengubah perilakunya.

Selain menyoroti kerumunan massa di rumah Rizieq Shihab, Tirta mengkritik kepatuhan menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang menurun.

Selain itu, dia menyinggung data pasien Covid-19 di Indonesia yang tak diperbarui secara nyata atau real time.

"Denda tidak diiringi 3T dan 3M yang bagus. Terkesan tebang pilih," ucap relawan Covid-19 ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

habib rizieq Covid-19

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top