Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tiga Kandidat Walikota Janji Permudah izin, Investasi di Tangerang Selatan Bakal Ngegas

Tiga kandidat walikota kompak menjanjikan kemudahan perizinan di Tangerang Selatan. Penerapan Online Single Submission dinilai sangat membantu memangkas perizinan. Namun, aspek sumber daya manusia menjadi hal yang perlu dibenahi.
Rivki Maulana
Rivki Maulana - Bisnis.com 22 November 2020  |  21:00 WIB
Tiga pasang Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan menunjukan nomor urutnya di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (24/9/2020). Pilkada Tangsel diikuti tiga pasang calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yakni pasangan nomor urut satu Muhammad (diwakilkan) - Rahayu Saraswati (kiri), nomor urut dua Siti Nurazizah - Ruhamaben (tengah) dan nomor urut tiga Benyamin Davnie - Pilar Saga Ichsan (kanan). - Antara/Muhammad Iqba\r\n
Tiga pasang Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan menunjukan nomor urutnya di Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (24/9/2020). Pilkada Tangsel diikuti tiga pasang calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yakni pasangan nomor urut satu Muhammad (diwakilkan) - Rahayu Saraswati (kiri), nomor urut dua Siti Nurazizah - Ruhamaben (tengah) dan nomor urut tiga Benyamin Davnie - Pilar Saga Ichsan (kanan). - Antara/Muhammad Iqba\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Para kandidat Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) menilai kemudahan investasi menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan lima tahun ke depan. Aspek sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu tantangan untuk mempercepat dan mempermudah perizinan di Tangerang Selatan.

Calon Walikota Tangerang Selatan Nomor Urut 1 H. Muhammad mengatakan kemudahan perizinan menjadi salah satu problem dalam hal investasi di Tangsel sehingga perlu diperbaiki. Dia menekankan, penerapan Online Single Submission (OSS) merupakan terobosan tepat untuk memangkas birokrasi perizinan.

"Sekarang ngomongnya satu pintu, tapi ternyata banyak pintu banyak atap yang gak jelas pelayanannya," ujar Muhammad dalam acara Debat Publik Calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan, Minggu (22/11/2020).

Dia menambahkan, aspek sumber daya manusia menjadi hambatan dalam penerapan OSS di Tangsel. Muhammad mengungkapkan, pejabat di level atas kerap sudah mengerti prosedur dan tata laksana perizinan. Namun, hal ini tidak sepenuhnya dipahami pejabat di level bawah.

Calon Walikota Tangerang Selatan Nomor Urut 3 Siti Nurazizah mengatakan penerapan OSS adalah hal positif karena memangkas birokrasi perizinan. "Tapi kita siap gak secara kultur? Siap gak untuk menerima kebijakan baru?," tuturnya.

Calon Walikota Tangerang Selatan Nomor Urut 3 Benyamin Davnie penerapan OSS sudah cukup baik di Tangsel. Hal ini tecermin dari peningkatan realisasi investasi di Tangsel.

"Sudah diterapkan beberapa tahun dan sekarang Walikota sudah tidak teken perizinan, tapi delegasi ke dpmptsp [Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu]," tuturnya.

Berdasarkan data Pemerintah Kota Tangerang Selatan, pada 2019 realisasi investasi mencapai Rp2,2 triliun. Jumlah itu terdiri dari Rp690,33 miliar penanaman modal asing dan Rp1,51 triliun penanaman modal dalam negeri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi tangerang selatan tangsel
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top