Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Markas Kodam Jaya Dipenuhi Karangan Bunga Dukungan untuk Pangdam

Karangan bunga tersebut dikirim oleh berbagai kelompok masyarakat mulai dari paguyuban warga di Jakarta, akademisi, komunitas literasi, hingga kalangan artis Ibu Kota.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 November 2020  |  13:38 WIB
Pengendara motor melintas di depan Makodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur yang dihiasi ratusan karangan bunga dukungan kepada Pangdam Jaya Mayen TNI Dudung Abdurachman, Senin (23/11/2020) - Antara/Andi Firdaus
Pengendara motor melintas di depan Makodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur yang dihiasi ratusan karangan bunga dukungan kepada Pangdam Jaya Mayen TNI Dudung Abdurachman, Senin (23/11/2020) - Antara/Andi Firdaus

Bisnis.com, JAKARTA - Markas Komando Daerah Militer Jayakarta (Kodam Jaya) mendapat kiriman ratusan karangan bunga dari berbagai kelompok masyarakat, Senin (23/11/2020).

Bagian depan Markas Kodam Jaya itu, yang terletak di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, dipenuhi karangan bunga berisi pesan dukungan kepada jajaran TNI, khususnya Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman untuk menegakkan hukum di Jakarta.

"Ada bunga ucapan selamat untuk dukungan kepada Pangdam Jaya dan Polda Metro Jaya. Ini adalah bentuk dukungan juga ke polisi dan TNI," kata Dudung.

Pantauan di lokasi, karangan bunga berukuran rata-rata 1,5 x 2,25 meter berdiri di sepanjang pagar halaman Makodam Jaya sepanjang lebih kurang 500 meter.

Karangan bunga tersebut dikirim oleh berbagai kelompok masyarakat mulai dari paguyuban warga di Jakarta, akademisi, komunitas literasi, hingga kalangan artis Ibu Kota.

Dudung mengatakan dukungan masyarakat justru semakin meningkat setelah dirinya memerintahkan pasukan untuk mencabut seluruh spanduk dan baliho bergambar Rizieq Shihab.

"Pada dasarnya saat pencabutan baliho sudah dilakukan Satpol PP, polisi dan TNI. Sekarang situasi sudah aman. Harapan masyarakat yang selama ini resah sekarang dukungan luar biasa. Kita minta dukungan itu untuk melaksanakan tugas memberikan rasa aman kepada masyarakat," katanya.

Meskipun tindakan penertiban spanduk oleh TNI menuai kontroversi masyarakat, namun Dudung menganggap mereka yang mengkritik TNI tidak paham dengan substansi permasalahan yang ada.

"Kritikan itu sedikit, dukungan lebih banyak. Yang kritik tidak tahu ceritanya. Penertiban itu sudah dua bulan lalu dilakukan TNI, Polri dan Satpol PP. Yang turunkan Satpol PP, FPI minta naikkan lagi. Mereka siapa? Pemerintah itu jelas organisasinya. Kok bisa takut sama mereka," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tni fpi Pangdam Jaya

Sumber : Antara

Editor : Oktaviano DB Hana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top