Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Anies dan Wakilnya Positif Covid-19, Ketua DPRD DKI Minta ASN di Balai Kota Patuhi Protokol Kesehatan

Roda pemerintahan tersebut, kata Prasetio, harus berjalan demi bisa memberikan pelayanan prima pada warga DKI.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Desember 2020  |  18:30 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub DKI Riza Patria, Kamis (16/4/2020), di Balai Kota DKI. - Istimewa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wagub DKI Riza Patria, Kamis (16/4/2020), di Balai Kota DKI. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA  - DPRD DKI Jakarta meminta roda pemerintahan di DKI tetap normal setelah Gubernur Anies Baswedan dan Wagub Ahmad Riza Patria atau Ariza positif Covid-19.

"Tentu ini adalah peristiwa berat untuk Pemprov DKI, Gubernur (Anies) dan Wakil Gubernur (Ahmad Riza Patria) positif. Tetapi, bagaimanapun saya meminta agar roda pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya," kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi di Jakarta, Selasa (1/12/2020).

Roda pemerintahan tersebut, kata Prasetio, harus berjalan demi bisa memberikan pelayanan prima pada warga DKI.

Dia menilai, Anies kemungkinan telah mempersiapkan dan menunjuk nama yang akan menjadi pelaksana harian (plh) untuk menjalankan roda pemerintahan, sementara Anies fokus memulihkan diri.

"Saya meminta kepada plh ini untuk tetap optimal melakukan pengawasan dan pemulihan di masa pandemi. Intinya roda pemerintahan tak boleh berhenti," tuturnya.

Saat ini, DPRD DKI Jakarta sedang memfinalisasi Rancangan APBD DKI Tahun Anggaran 2021 yang membutuhkan sinergitas kerja antara pemerintah daerah dan DPRD agar tetap terjalin serta berjalan baik.

 

"Karena itu, dengan peristiwa tersebut pun saya meminta agar seluruh ASN di lingkungan Balai Kota Jakarta patuh protokol kesehatan dan tetap lakukan pelayanan terbaik kepada warga," kata Prasetio.

Sebelumnya, dalam pernyataan tertulis, Anies menyampaikan positif terpapar Covid-19 berdasar hasil tes usap PCR yang keluar pada Selasa dini hari (1/12/2020). Pada Senin siang (30/11/2020), Anies telah melaksanakan tes usap PCR di Balai Kota DKI Jakarta.

Pada Rabu (25/11/2020), Anies juga telah melakukan tes usap PCR rutin dan saat itu hasilnya juga negatif. Pada Minggu (29/11/2020), usai Wagub Ariza dinyatakan positif COVID-19, Anies juga sempat melakukan tes usap antigen dan hasilnya negatif.

Beberapa hari sebelumnya, Anies intens bertemu dengan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria untuk rapat berdua. Anies menyebut, saat ini kondisinya dalam keadaan baik dan tanpa gejala.

"Setelah berkonsultasi dan sesuai dengan arahan dokter, saya akan menjalani isolasi mandiri dan mengikuti prosedur pengobatan yang ditetapkan tim medis," ujarnya.

Anies berpesan agar kondisinya saat ini menjadi perhatian bahwa Covid-19 bisa menjangkiti siapa saja.

"Kondisi saya saat ini untuk menjadi perhatian. Covid-19 bisa mengenai siapa saja, maka kehati-hatian harus terus dijaga," kata Anies.

Kendati dipastikan positif Covid-19, Anies Baswedan menjamin bahwa produktivitas Pemprov DKI Jakarta tidak akan menurun dan berbagai proses kebijakan tidak akan terganggu.

Anies dalam keterangan videonya di Jakarta, Selasa (1/12/2020, pihaknya akan menjalankan tugasnya dan pertemuan secara virtual.

"Kita semua sudah terbiasa menjalani kerja virtual ini sejak April lalu. Maka tidak perlu ada kekhawatiran bahwa produktivitas akan menurun atau berbagai proses kebijakan akan terganggu," kata Anies.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anies baswedan dprd dki Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top