Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peringati Harlah ke-98 NU, Ini Harapan Anies Baswedan

Pada perningatan Harlah ke-98 NU, Anies Baswedan mengatakan bahwa organisasi tersebut telah menjadi salah satu sabuk pengaman perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 28 Februari 2021  |  16:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi kata sambutan pada Puncak Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2021 di Istana Negara pada Selasa (9/2/2021). JIBI - Bisnis/Nyoman Ary Wahyudi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi kata sambutan pada Puncak Peringatan Hari Pers Nasional Tahun 2021 di Istana Negara pada Selasa (9/2/2021). JIBI - Bisnis/Nyoman Ary Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut memperingati Harlat ke-98 Nahdlatul Ulama di Masjid Istiqlal Jakarta, Minggu (28/2/2021). Dia menyebut NU menjadi salah satu pilar penjaga utama Tanah Air.

Anies mengatakan bahwa NU juga telah menjadi salah satu sabuk pengaman perjalanan sejarah bangsa Indonesia.

“Nahdlatul Ulama hadir menjadi salah satu pilar penjaga utama republik ini dan sabuk pengaman perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Selamat Harlah ke-98 NU. Semoga Allah senantiasa memberikan rahmat dan ridha-Nya atas semua ikhtiar kemajuan NU,” kata Anies Baswedan seperti dikutip dari akun media sosial Facebook, Minggu (28/2/2021).

Anies menuturkan bahwa keberadaan NU tidak terlepas dari para pendiri NU Hadlratusyaikh Hasyim Asy’ari, KH Wahab Chasbullah, KH Bisri Sansuri.

Dia menyebutkan selama ini NU mengambil peran menjadi pilar, pengamanan dan pembentuk perasaan keindonesiaan. Ke depan, organisasi itu diharapkan terus menambah perasaan persatuan atau menjaga persatuan.

Perasaan itu, kata Anies, harus dibangun dengan perasaan kesetaraan dan memerlukan keadilan. Alhasil gerakan zakat, infak dan sadakah yang dilakukan NU diharap mampu menjadi penggerak untuk menyelesaikan ketimpangan.

“Mengangkat yang di bawah. Bukan mengecilkan yang besar, melainkan membesarkan yang kecil. Persis seperti ketika Hadlratusyaikh Hasyim Asy’ari dan KH Wahab Chasbullah mendirikan Nahdlatut Tujjar pada 1918, yang menjadi penopang dakwah dan kemandirian ekonomi. Sekaligus menciptakan harmoni sosial. Menghadirkan suasana kesetaraan,” tulisnya.

Dia mengapresiasi keberadaan NU yang menjadi salah satu garda terdepan dalam mencegah penyebaran Covid-19. Ormas itu diketahui turut terlibat dalam penanganan pandemi.

“Sering sekali hal ini luput dari sorotan media, tapi dijamin terlihat di mata Allah dan dicatat di dalam sejarah kontribusi bangsa kita. Selamat Harlah ke-98 NU. Semoga Allah senantiasa memberikan rahmat dan ridha-Nya atas semua ikhtiar kemajuan yang NU lakukan,” tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Anies Baswedan nahdlatul ulama Covid-19
Editor : Fitri Sartina Dewi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top