Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Aturan Perjalanan saat Ramadan, Anies Tunggu Kebijakan Pemerintah Pusat

Kebijakan pengendalian pergerakan penduduk nantinya akan terintegrasi.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 20 April 2021  |  12:15 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengunjungi Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Minggu (21/2/2021). - Bisnis/Nyoman Ary Wahyudi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengunjungi Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Minggu (21/2/2021). - Bisnis/Nyoman Ary Wahyudi

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyatakan pihaknya tengah membahas pengendalian pergerakan penduduk terkait Hari Raya Idulfitri.

Anies menyebut, bahwa pihaknya masih menunggu arahan dari pemerintah pusat. Menurut dia, kebijakan pengendalian pergerakan penduduk nantinya akan terintegrasi.

"Seperti teman-teman ketahui batas wilayah kota secara administratif ada, tapi pengendalian penduduk luar biasa intensif. Karena itu, sekarang sedang dibahas secara bersama-sama, nanti akan muncul kebijakannya terintegrasi. Kami masih menunggu arahan dari pemerintah pusat," kata Anies, Selasa (20/4/2021).

Dikatakan, setelah muncul rincian dari pemerintah pusat, Pemprov DKI akan menyiapkan segala sesuatu untuk menegakkan kebijakan pengendalian pergerakan penduduk.

Mantan Mendikbud ini mengaku sangat setuju dan mendukung kebijakan tersebut untuk mencegah penularan Covid-19. Apalagi, saat ini di luar Indonesia peningkatan kasus Covid-19 sangat masif.

"Kita berharap jangan sampai peristiwa yang sama terjadi di Jakarta.  Jadi, saya mengimbau kepada masyarakat mari kita prioritaskan keselamatan semua," katanya.

Satgas Penanganan Covid-19 telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.

Meski perjalanam orang lintas daerah ditiadakan selama Ramadan dan Idulfitri, terdapat pengecualian bagi dua golongan yakni angkutan logistik dan pelaku perjalanan dengan kepentingan mendesak.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Anies Baswedan Covid-19
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top