Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemuda Meninggal Usai Divaksin, Anies Desak Evaluasi Penggunaan AstraZeneca

Permintaan itu disampaikan Anies kepada Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyusul kasus kematian pemuda berusia 22 tahun setelah divaksin AstraZeneca.
Nyoman Ary Wahyudi
Nyoman Ary Wahyudi - Bisnis.com 10 Mei 2021  |  17:24 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memaparkan evaluasi PSBB tahap III di DKI, Kamis (4/6/2020). - Istimewa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memaparkan evaluasi PSBB tahap III di DKI, Kamis (4/6/2020). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta Kementerian Kesehatan untuk mengevaluasi pemberian vaksin Covid-19 AstraZeneca bagi penduduk usia muda.

Permintaan itu disampaikan Anies kepada Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyusul adanya dugaan kasus kematian seorang pemuda berusia 22 tahun setelah disuntik vaksin AstraZeneca.

“Kami sampaikan di beberapa Negara Eropa ada pembatasan usia bahwa Vaksin AstraZeneca itu diberikan diutamakan pada mereka yang berusia di atas 40 tahun bahkan ada yang di atas 60 tahun,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (10/5/2021).

Anies menerangkan pihaknya mengusulkan agar adanya ketentuan tambahan di dalam penapisan vaksin Covid-19 untuk mencegah terjadinya risiko fatalitas sebagai efek samping dari vaksinasi.

“Karena kita ketahui laporannya ada risiko pembekuan [darah], kalau dilakukan vaksinasi pada orang-orang yang berusia relatif muda,” kata dia.

Kementerian Kesehatan menyebutkan masih akan meninjau kembali vaksin AstraZeneca setelah adanya kasus kematian yang menimpa penerima vaksin tersebut.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi mengatakan bahwa kasus tersebut masih ditinjau oleh Komnas Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI). Adapun, terkait penggunaannya juga akan menunggu hasil kajian tersebut.

“Ini masih dikaji Komnas KIPI ya, sabar kita tunggu,” kata Nadia, Senin (10/5/2021).

Pada 6 Mei 2021, seorang pemuda 22 tahun, Trio Vauqi Virdaus, meninggal dunia setelah mendapatkan suntikkan vaksin AstraZeneca. Diduga penyebab meninggalnya sama dengan yang pernah ada di negara-negara lain sebelumnya yaitu pembekuan darah.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Anies Baswedan vaksinasi Vaksin Covid-19 AstraZeneca
Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top