Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

4.696 Pendatang Masuk Jakarta setelah Idulfitri 1442 Hijriah

Budi menyebut, pihaknya tidak melarang warga non-KTP DKI masuk ke Jakarta. Para pendatang itu ada yang mau kuliah, bekerja dan lain-lain
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Mei 2021  |  18:55 WIB
4.696 Pendatang Masuk Jakarta setelah Idulfitri 1442 Hijriah
Petugas memeriksa suhu tubuh dari pemudik saat tiba di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Sabtu (15/5/2021). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak melarang pendatang baru masuk Ibu Kota usai Idulfitri 1442 Hijriah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Budi Awaludin menegaskan, bahwa siapa saja boleh datang ke Jakarta.

“Yang terpenting menyertakan dokumen-dokumen terkait seperti dokumen kependudukan (KTP) dan surat bukti hasil tes antigen atau PCR,” ujarnya di Jakarta, Kamis (20/5/2021).

Budi menyebut, pihaknya tidak melarang  warga non-KTP DKI masuk ke Jakarta. Jadi, ujarnya, silakan kalau mau datang dengan kepentingannya. Para pendatang itu ada yang mau kuliah, bekerja dan lain-lain.

“Pemprov DKI tidak melarang untuk datang, silakan saja," kata Budi.

Dia memerinci pihaknya mencatat ada sebanyak 4.696 warga tak ber-KTP DKI atau pendatang baru masuk ke Jakarta setelah mudik Lebaran 2021.

Jumlah itu berdasarkan hasil rekapitulasi dari aplikasi data warga terhadap para pemudik yang tiba di Jakarta hingga Kamis (20/5/2021).

"Total warga non-DKI Jakarta yang masuk ke Jakarta sebanyak 4.696 orang dengan rincian sebanyak 3.191 laki-laki dan 1.505 perempuan," katanya

Tujuan utama dari para pendatang baru tersebut adalah ke Jakarta Selatan sebanyak 1.424 orang, Jakarta Barat (1.225), Jakarta Timur (1.039), Jakarta Utara (575), Jakarta Pusat (431) dan Kepulauan Seribu sebanyak dua orang.

 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dki jakarta

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top