Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Buruh Pabrik Jadi Korban Pembacokan, Tewas di Lokasi karena Warga Takut Menolong

Seorang buruh pabrik bernama Iska Nurrohmah (22) tewas setelah menjadi korban pembacokan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Maret 2022  |  18:01 WIB
Buruh Pabrik Jadi Korban Pembacokan, Tewas di Lokasi karena Warga Takut Menolong
Ilustrasi pembunuhan - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Nasib nahas dialami Iska Nurrohmah (22), seorang buruh pabrik yang bekerja di kawasan EJIP, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Pasalnya, ia tewas setelah menjadi korban pembacokan di pinggir jalan Kampung Tegal Gede RT 02 RW 06, Desa Mekar Mukti, Cikarang Utara, Selasa (22/3/2022) pagi.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, mengatakan sebelum korban meninggal dunia diketahui sempat berteriak minta pertolongan. 

"Awalnya saksi 1 keluar rumah dan melihat korban masih menggunakan seragam kerja sudah dalam keadaan duduk dan berkata meminta tolong korban dibacok celurit," kata Gidion.

Saat ditemukan korban masih dalam kondisi hidup. Namun karena diketahui para warga takut untuk menolong, korban pun meninggal di lokasi kejadian.

"Korban mulai lemas dan terlentang dengan posisi luka di bagian punggung sebelah kiri, karena warga takut menolong sehingga korban meninggal di tempat kejadian," jelas Gidion.

Muncul sangkaan yang menyebut bahwa wanita tersebut adalah korban begal. Namun saat ini pihak kepolisian tengah melakukan pengecekan awal dan seluruh barang korban masih lengkap.

Hingga kini polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini guna mengungkap pelaku pembacokan serta motifnya. Saat ini korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan otopsi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

buruh pembunuhan

Sumber : Tempo.co

Editor : Setyo Puji Santoso

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top