Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Smart Home & Pakai Solar Panel Ikang Fawzi, DP Rumah di Sentul Cuma 1%

Tuntutan properti hijau seperti penggunaan solar panel diterapkan di perumahan Graha Laras Sentul di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Untuk itu, developer PT KAS menggandeng perusahaan milik musisi Ikang Fawzi. Perumahan itu juga menerapkan smart home, yang merupakan tuntutan kaum milenial.
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 27 Maret 2022  |  05:07 WIB
Suasana launching klaster London di perumahan Graha Laras Sentul. Tampak Direktur Utama PT Kesuma Agung Selaras (kanan) dan Komisaris PT KAS dan Anak Agung Gde Wisnu Wardhana. - Istimewa
Suasana launching klaster London di perumahan Graha Laras Sentul. Tampak Direktur Utama PT Kesuma Agung Selaras (kanan) dan Komisaris PT KAS dan Anak Agung Gde Wisnu Wardhana. - Istimewa

Bisnis.com, BOGOR – Memasuki akhir kuartal I, PT Kesuma Agung Selaras (KAS), pengembang Graha Laras Sentul di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meluncurkan klaster London. Klaster ini, kata Direktur Utama PT Kesuma Agung Selaras (KAS) I Wayan Madik Kesuma, dibangun di atas 2 hektare yang merangkum 215 unit rumah.

Wayan menegaskan klaster London merupakan tahap keempat dari pengembangan Graha Laras Sentul yang luasnya mencapai 18 hektare. “Klaster London merupakan optimisme kami atas pencapaian dari penjualan marketing sales tahun lalu sekitar Rp200-an miliar,” ujarnya selepas launching klaster London pada Sabtu (26/03/2022).

Dia menambahkan dalam kondisi bisnis dan ekonomi secara umum tertekan, kinerja penjualan KAS justru bagus. “Untuk itu, kami optimistis produk ini akan diserap konsumen dan kami menyasar end user.

Wayan menjelaskan perusahaannya menyiapkan proyek ini sejak akhir tahun lalu dan pasar yang disasar adalah milenial seperti pasangan muda atau mereka yang baru berkeluarga.

Untuk itu, klaster London dikembangkan dengan konsep hunian bergaya compact, dengan layout dan desain interior yang simpel seperti apartemen. Sekitar 190 unit di klaster London berukuran 60/60 meter persegi dan terdiri atas 2 lantai dan dilepas dengan harga Rp975 juta.

Dia mengemukakan yang jadi pembeda klaster London dengan produk lain, menurut Wayan, adalah fasilitas yang menempel pada setiap unit rumah. Dikonsep sebagai rumah modern, unit rumah memiliki fasilitas solar panel dan sentuhan smart home.

Wayan menyebutkan sentuhan teknologi ini sejalan dengan pasar yang dituju yaitu milenial yang familiar dengan penggunaan teknologi. “Seperti untuk mematikan AC atau lampu, pemilik cukup dari handphone. Tentang solar panel, ini komitmen kami dalam memanfaatkan kekayaan alam dan juga bagian dari green development, sehingga juga menekan biaya listrik.”

Sementara itu, Ikang Fawzi, owner PT Inti Terang Energi yang merupakan rekanan PT KAS untuk solar panel yang akan diaplikasikan di klaster London sangat mengapresiasi apa langkah developer tersebut.

“Kesadaran green development bagi developer itu penting. Selain mengedukasi masyarakat atau konsumen, penggunaan solar panel memberikan nilai tambah antara lain berkurangnya tagihan listrik. Seperti pada pemakaian listrik 5.000 watt, ada penghematan Rp1 juta,” kata musisi tersebut.

Walau berkonsep modern dan sejalan dengan kebutuhan, Wayan mengungkapkan dalam memasarkan klaster London PT KAS memberi kemudahan pembayaran. Uang muka (down payent/DP) unit rumah klaster London hanya 1% dan inisudah all in, bebas biaya kredit pemilikan rumah (KPR), biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), sertifikat hak milik (SHM), dan bebas biaya akta jual beli (AJB).

Lokasi klaster London berada di bagian depan proyek Graha Laras Sentul, dekat dengan pembangunan ruas jalan utama dan jembatan yang menghubungkan perumahan dengan Raya Bogor KM 51. PT KAS juga berkomitmen merampungkan beberapa fasilitas lainnya seperti pembangunan masjid dan area komersial pada tahun ini.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bisnis properti perumahan
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top