Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Keunikan Dwara Batavia, Pemenang Sayembara Konsep dan Skematik Desain Stasiun Kota MRT Jakarta

Konsep Dwara Batavia resmi menjadi pemenang sayembara konsep dan skematik desain Stasiun Kota MRT Jakarta.
Szalma Fatimarahma
Szalma Fatimarahma - Bisnis.com 20 April 2022  |  10:48 WIB
Dwara Batavia terpilih sebagai pemenang sayembara Konsep dan skematik desain Stasiun Kota MRT Jakarta - Dok. LABO Architecture & Design
Dwara Batavia terpilih sebagai pemenang sayembara Konsep dan skematik desain Stasiun Kota MRT Jakarta - Dok. LABO Architecture & Design

Bisnis.com, JAKARTA – Konsep Dwara Batavia resmi menjadi pemenang sayembara konsep dan skematik desain Stasiun Kota MRT Jakarta.

Dikutip Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Rabu (20/4/2022), desain yang disusun oleh Labo, Architecture & Design, Bandung tersebut dinilai sebagai konsep yang paling mampu untuk menunjang Kawasan Kota Tua dan tentunya bersifat kontekstual.

PT MRT Jakarta yang berkerjasama dengan IAI telah mengadakan sayembara konsep dan skematik desain Stasiun Kota MRT Jakarta pada Februari 2022. Sayembara tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap pembangunan MRT Jakarta serta keterlibatan masyarakat yang kompeten dalam penyampaian aspirasi dan ide-ide untuk Stasiun Kota MRT Jakarta.

Dianggap sebagai salah satu gerbang penghubung antara daerah Kota Tua dengan distrik Jakarta, kata Dwara batavia dipilih menjadi nama akhir bagi konsep tersebut.

Dwara batavia berasal dari bahasa sansekerta yang bermakna “Gerbang batavia”.

Melalui behance.net, tim Labo, Architecture & Design menyebutkan dalam penyusunannya, konsep tersebut akan menghadirkan citra Kota Tua sebagai sense of place kawasan yang diidentifikasi dengan bentuk lengkung, guna mempertegas elemen arsitektur masa lalu yang dikemas dengan arsitektur masa kini.  

Selain itu, konsep tersebut juga diketahui menggunakan elemen garis lurus yang tak terputus. Elemen tersebut mampu menggambarkan kecepatan dan progresivitas, yang disebut sejalan dengan visi MRT.

“Kami sebenarnya meminjam kekhasan satu bangunan tua stasiun kereta Beos, yaitu lengkungnya yang menjadi bagian kuat untuk memandu orang selama berada di kawasan Kota Tua ini. Kami berharap ada sepenggal pengalaman yang dirasakan pengunjung Kota Tua yang dipandu oleh unsur lengkung di Stasiun Kota MRT Jakarta,” ujar Deddy Wahjudi, salah satu anggota time Labo, Architecture & Design, Bandung.

Di sisi lain, konsep ini juga menghadirkan Dwara Sunken Plaza pada bagian depan Stasiun Jakarta Kota atau Beos.

Penambahan fasilitas Dwara Sunken Plaza diharapkan dapat mengembalikan konsep Plaza Beos yang lebih sederhana dan mampu memberikan makna mendalam tanpa harus banyak “berbicara”.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mrt arsitektur kota tua
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top