Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Cuaca Ekstrem: 2 RT di Jakarta Banjir, Pintu Air Manggarai dan Karet Siaga 3

Jakarta diguyur hujan pada Rabu (4/1/2023) sejak pagi hingga malam hari membuat 2 RT kebanjiran.
Pintu air pasar Ikan/Beritajakarta.id
Pintu air pasar Ikan/Beritajakarta.id

Bisnis.com, JAKARTA - Hujan yang mengguyur Kota Jakarta pada Rabu (4/1/2023) pagi hingga malam hari membuat 2 RT di Ibu Kota banjir. Wilyah yang banjir di kelurahan Cipulir di RT 012, RW 003 dengan ketinggian air mencapai 60 cm.

Adapun wilayah lainnya yang tergenang banjir yaitu kelurahan Kampung Tengah di RT 007 RW 003 dengan ketinggian air mencapai 50 cm.

Hujan yang mengguyur Jakarta sepanjang hari ini membuat pintu air (PA) mengalami status siaga 3, di antaranya yaitu PA Angke Hulu dengan ketinggian air 170 mm, Pintu Air Hek dengan ketinggian air 212 mm, Pintu Air Karet dengan ketinggian air 497 mm, dan Pintu Air Manggarai dengan ketinggian air 804 mm.

Terdapat 2 pintu air yang mengalami peningkatan ketinggian air paling tinggi, yaitu Pintu Air Karet dan Pintu Air Manggarai. Warga perlu mengantisipasi akan terjadinya banjir.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian wilayah Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas yang bervariasi dari ringan hingga lebat di beberapa wilayah.

"Berdasarkan model cuaca numerik BMKG, sebagian wilayah Indonesia dalam beberapa hari kedepan berpotensi mengalami cuaca ekstrem dengan peningkatan curah hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah," kata BMKG.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati pada Kamis (29/12/2022) mengatakan bahwa hujan cukup merata, dan cuaca Jabodetabek perlu diwaspadai.

"Hujan cenderung terjadi cukup merata dengan peningkatan intensitas pada dini hari dan sore hari," lanjutnya.

Dwikorita menyebut Jabodetabek perlu diwaspadai terjadi cuaca ekstrem dengan hujan intensitas lebat hingga sangat lebat.

"Dasar pertimbangan dari masih signifikannya potensi cuaca ekstrem tersebut adalah karena masih teridentifikasi aktifnya beberapa fenomena dinamika atmosfer yang dapat memicu peningkatan curah hujan," tambahnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Erta Darwati
Editor : Nancy Junita
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper