Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hujan Deras Bikin Tanggul Kali Baru Jebol, 500 KK Terendam Banjir

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membeberkan bahwa ada 500 kepala keluarga yang rumahnya terendam banjir pada Sabtu (13/4/2024) di wilayah Bekasi.
Ilustrasi - Anak-anak bermain di tengah banjir di Perumahan Nasio Indah Bekasi, Senin (7/12/2015)/Bisnis.com-Muhamad Hilman
Ilustrasi - Anak-anak bermain di tengah banjir di Perumahan Nasio Indah Bekasi, Senin (7/12/2015)/Bisnis.com-Muhamad Hilman

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membeberkan bahwa ada 500 kepala keluarga yang rumahnya terendam banjir pada hari ini Sabtu (13/4/2024) di wilayah Bekasi.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan hujan deras yang telah terjadi di wilayah Kota Bekasi sejak Jumat 13 April 2024 kemarin membuat tanggul Kali Baru jebol.

Akibatnya, kata Abdul, ada sebanyak 500 kepala keluarga (KK) di tiga kecamatan yaitu di Bekasi Selatan, Jatiasih dan Pondok Gede yang rumahnya terendam banjir.

"Peristiwa ini terjadi salah satunya karena jebolnya tanggul Kali Baru akibat tidak mampu menampung debit air yang tinggi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada sore harinya," tuturnya di Jakarta, Sabtu (13/4/2024).

Abdul juga menjelaskan bahwa sebagian besar rumah yang terendam banjir tersebut sedang dalam kondisi ditinggalkan pemiliknya karena mudik lebaran.

"Tidak hanya di pemukiman warga, banjir juga merendam sejumlah ruas jalan di Kota Bekasi dengan ketinggian muka airnya mencapai 30-60 sentimeter," katanya.

Dia menjelaskan bahwa pihaknya bersama organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Bekasi sejak semalam telah menerjunkan personel untuk melakukan penanganan mulai dari monitoring dan kaji cepat serta membantu warga evakuasi diri dan barang, serta penanganan tanggul yang jebol. ⁣⁣

"Kondisi terkini pada Sabtu (13/4) pagi banjir terpantau sudah berangsur surut di beberapa wilayah. Kendati demikian, BPBD Kota Bekasi masih menyiagakan personel guna melakukan monitoring pasca banjir akibat tanggul yang jebol," ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper