Mulai 16 September, flyover Senen ditutup malam hari

JAKARTA: Dinas Perhubungan DKI Jakarta menutup sebagian jalan di kawasan Senen Jakarta Pusat selama 5 hari sejak 16 September 2011 untuk kelancaran pembangunan gelagar jembatan penyeberangan multiguna penghubung 2 pusat perbelanjaan Pasar Senen dan Plaza
Sekretariat Redaksi
Sekretariat Redaksi - Bisnis.com 15 September 2011  |  12:24 WIB

JAKARTA: Dinas Perhubungan DKI Jakarta menutup sebagian jalan di kawasan Senen Jakarta Pusat selama 5 hari sejak 16 September 2011 untuk kelancaran pembangunan gelagar jembatan penyeberangan multiguna penghubung 2 pusat perbelanjaan Pasar Senen dan Plaza Atrium.Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono mengatakan penutupan jalan pada malam hari pukul 23.00 sampai dengan 04.00 WIB itu berlaku di Jl Pasar Senen sisi timur Plaza Atrium mulai dari fly over hingga persimpangan terminal Senen-Jl Gunung Sahari.“Penutupan sementara jalan itu diberlakukan selama pekerjaan erection girder yang dilakukan malam hari agar tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas yang lebih parah di kawasan tersebut,” katanya di Jakarta hari ini.Dia mengatakan terkait dengan penutupan jalan tersebut Dinas Perhubungan DKI Jakarta bekerja sama dengan Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyiapkan jalan alternatif agar tidak merepotkan para pengguna jalan.Adapun alternatif jalan yang dimaksud, lanjutnya, kendaraan dari arah selatan yaitu Jl Keramat Raya dan Kampung Melayu yang akan ke arah utara, Gunung Sahari dan Ancol tidak boleh lurun naik jembatan layan (fly over) Senen.Kendaraan dari arah tersebut diarahkan melalui Jl Senen Raya-Jl Kalilio-Jl Gunung Sahari dan seterusnya atau dapat memilih alternatif lain melalui Jl Dr Wahidin-Jl Gunung Sahari dan seterusnya.Menurut Pristono untuk kendaraan dari arah barat yaitu Jl Prapatan dan Kwitang yang akan menuju ke utara, Gunung Sahar dan Ancol diarahkan melalui Jl Senen Raya-Jl Kalilio-Dr Wahidin-Jl Gunung Sahari atau melalui Jl Dr Wahidin-Jl Gunung Sahari.Sementara kendaraan dari arah timur yaitu Jl Kramat Bunder yang akan ke utara menuju Gunung Sahari dan Ancol dapat melalui Jl Senen Raya-Jl Kalilio-Jl Gunung Sahari atau melewati Jl Dr Wahidin-Jl Gunung Sahari dan seterusnya.Kemudian altenatif jalan bagi kendaraan dari arah utara, yaitu Gunung Sahari dan Ancol yang akan menuju Kampung Melayu dan Keramat Bundir dapat melalui Jl Gunung Sahari II, IV dan V serta Jl Pasar Senen VI dan terminal Senen-Jl Bungur Besar-Stasiun Senen dan seterusnya.“Kami harapkan para pengguna jalan dapat menyesuaikan dengan pengaturan lalu lintas yang telah ditetapkan dan mematuhi rambu-rambu serta petunjuk petugas di lapangan,” ujarnya. (faa)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Dara Aziliya

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top