Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LALU LINTAS: Jl. Sudirman Macet Parah, Bekas Galian Amblas

JAKARTA: Sepanjang kawasan Sudirman terpantau macet total sepanjang Selasa (18/9/2012), disebabkan bekas galian PD Pengelola Air Limbah Jaya di sekitar perempatan Bendungan Hilir menuju arah Bundaran HI amblas sebesar 2x8 meter dengan kedalaman sekitar
News Editor
News Editor - Bisnis.com 18 September 2012  |  18:21 WIB

JAKARTA: Sepanjang kawasan Sudirman terpantau macet total sepanjang Selasa (18/9/2012), disebabkan bekas galian PD Pengelola Air Limbah Jaya di sekitar perempatan Bendungan Hilir menuju arah Bundaran HI amblas sebesar 2x8 meter dengan kedalaman sekitar 50 cm.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta Ery Basworo kepada wartawan mengungkapkan proses perbaikan diharapkan bisa dimaksimalkan selama 2x24 jam. Ia menuturkan amblasnya median jalan pembatas antara jalur cepat dengan jalur lambat tersebut berada pada tanggung jawab PD PAL Jaya untuk memperbaikinya.

“Setidaknya tahap awal dilakukan pengurukan terlebih dahulu. Kawasan yang amblas tersebut sebetulnya bukan bagian badan utama jalan, melainkan galian yang dilakukan oleh PAL, tapi karena struktur tanah di Jakarta kurang padat, membuat galian menjadi amblas,” papar Ery, Selasa (18/9/2012).

Ery menjelaskan, PD PAL Jaya tengah melakukan pemindahan utilitas untuk mendukung pembangunan Mass Rapid Transit (MRT). Namun, saat pengurukan kembali struktur tanah kurang padat, sehingga amblas.

Untuk menghindari adanya pengendara yang terperosok, lokasi sudah diberi rambu-rambu berupa traffic cone atau kerucut. Ery mengimbau pengendara untuk lebih berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut.

Salah satu karyawan PD PAL Jaya Wawan mengakui karena kurang padatnya pengurukan maka bekas galian menjadi amblas. Terlebih sehari sebelumnya, kawasan tersebut diguyur hujan "Amblas karena kurang padat dan hujan semalam. Kami sudah letakan rambu pengaman dilokasi seperti pita kuning semacam police line agar tidak menyebabkan kecelakaan," katanya. (msb)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Fatia Qanitat

Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top