Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

JOKOWI Mulai Bimbang? Ingin Cepat Tapi Takut Keliru

JAKARTA--Jokowi mulai bimbang dalam mengambil keputusan? Maklum, dia juga sudah keteter untuk menyambangi warga Jakarta dari kampung ke kampung. Soal mengenai kepastian tentang keberlanjutan pembangunan moda transportasi massal yang sudah digagas sejak
Bambang Sutejo
Bambang Sutejo - Bisnis.com 22 Oktober 2012  |  20:50 WIB

JAKARTA--Jokowi mulai bimbang dalam mengambil keputusan? Maklum, dia juga sudah keteter untuk menyambangi warga Jakarta dari kampung ke kampung. Soal mengenai kepastian tentang keberlanjutan pembangunan moda transportasi massal yang sudah digagas sejak 2005 lalu, dia pun belum berani mengambil keputusan.Seusai bertemu dengan PT Mass Rapid Transit Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyatakan belum mengambil keputusan apapun soal itu. “Saya hanya mendengarkan persentesi mengenai MRT, yang kemudian disambung dengan monorel. Saya hanya bertanya, tidak berbicara soal memutuskan, tidak bicara masalah mengeksekusi,” ujar Jokowi, di Balai Kota DKI, Senin (22/10). Ia menjelaskan dalam pertemuan tersebut dirinya meminta penjabaran mengenai kelebihan juga kekurangan mengenai rencana pembangunan MRT bagi Jakarta. Selain itu, sambungnya, setelah mengetahui secara pasti mengenai pembiayaan dan data lainnya, diharapkan bisa diambil keputusan yang paling tepat. Setelah mendengarkan pemaparan dari pihak MRT, kata Jokowi, dirinya juga membutuhkan waktu untuk melakukan komparasi dengan data-data dari Masyarakat Trasportasi Indonesia. “Kita ini ingin bergerak cepat tapi dengan kalkulasi yang benar. Kalau cepat tapi keliru bagaimana.” Jokowi menjelaskan akan dilakukan pertemuan-pertemuan lanjutan bersama pihak MRT sampai ditemukan kejelasan. Meskipun begitu, pertemuan yang sejatinya sudah terjadwal akan terjadi antara Asisten Perekonomian DKI Hasan Basri dengan MRT pada Senin siang batal terjadi dengan alasan yang tidak jelas. "Kami sudah berikan bahan ke Pak Hasan Basri. Masih dievaluasi sekarang, nanti siang akan kembali bertemu dengan Pa Hasan," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta Tribudi Rahardjo pada Senin pagi. Sayangnya, pihak MRT belum bisa memberikan penjelasan mengenai batalnya pertemuan pada Senin siang tersebut. Ia menyatakan sampai saat ini pihak MRT tetap menjalankan proses pembangunan, dan diharapkan target penyelesaian konstruksi MRT Tahap I (Lebak Bulus-Bundaran HI) bisa selesai akhir 2016 nanti. Terkait kepastian keberlangsungan pembangunan ini, Tribudi menuturkan keputusan akan diambil oleh Gubernur. "Kita kan sub implementing agency. Apa yang dikatakan implementing agency (Pemprov DKI), sub pasti ikut. Kita mengikuti keputusan Gubernur. Saya percaya, Beliau akan memutuskan yang terbaik untuk rakyat," ujarnya.  (LN)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top