Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GEBRAKAN AHOK: Jakarta Tourisindo Dimintakan Pelonggaran Pajak Terutang Rp100 Miliar

JAKARTA: Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama meminta Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama  Cempaka Putih untuk segera menyelesaikan tunggakan pajak yang di bebankan kepada salah satu BUMD DKI yakni PT  Jakarta Tourisindo sejak tahun
News Editor
News Editor - Bisnis.com 11 Desember 2012  |  11:21 WIB

JAKARTA: Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T. Purnama meminta Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama  Cempaka Putih untuk segera menyelesaikan tunggakan pajak yang di bebankan kepada salah satu BUMD DKI yakni PT  Jakarta Tourisindo sejak tahun 2009 sebesar  Rp100 miliar.

Basuki, yang juga akrab dipanggil Ahok,  menjelaskan sejak tahun 2009 sebelum  merger,  PT  Jakarta Tourisindo telah menunggak pajak  sebesar Rp 100 miliar dan hingga kini tagihan itu dibebankan kepada PT. Jakarta Tourisindo.

"Jadi kedatangan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Cempaka Putih ini untuk melapor bahwa ada BUMD kita yakni PT Jakarta Tourisindo selama ini di tagih tunggakan pajak sebelum merger sebesar 100 miliar," jelas Basuki kepada Bisnis di Ruangannya hari ini, Selasa (11/12/2012).

Seperti diketahui tunggakan pajak tersebut mulai tahun 2009 sebelum PT  Jakarta Tourisindo merger.  Proses merger tersebut tidak disertakan dengan neraca pajak sehingga menjadi beban bagi PT.Jakarta Tourisindo sekarang.

Lebih lanjut Basuki menjelaskan   tunggakan pajak tersebut mengakibatkan hasil audit BPKP membebankan kepada pemerintah untuk membayar.

"Nah, hasil audit BPK ini dibebankan, kita [Pemprov DKI Jakarta] yang bayar. Tetapi  hitungannya juga  tidak  pas, kita sudah minta anggaran untuk bayar pajak ini diselesaikan biar cepat diselesaikan," jelasnya.

Dalam pertemuan dengan Kepala Kantor Pajak Pratama Cempaka Putih, Basuki meminta agar bisa di selesaikan tahun ini.

"Jadi  saya bilang selesaikan saja tahun ini. Bayar, nanti tahun depan kekurangannya kita bayarkan," tandas Basuki. (sut)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Emanuel Tome Hayon

Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top