Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BANJIR JAKARTA: JOKOWI siapkan gorong-gorong raksasa

JAKARTA: Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) kembali merintis terobosan yang kali ini terkait mengatasi banjir yang makin mengepung Ibu Kota.
Basilius Triharyanto
Basilius Triharyanto - Bisnis.com 27 Desember 2012  |  07:02 WIB

JAKARTA: Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) kembali merintis terobosan yang kali ini terkait mengatasi banjir yang makin mengepung Ibu Kota.

 
Jokowi berencana membangun terowongan air bawah tanah atau deep tunnel dengan daya tampung air yang lebih besar lagi.
 
Selama ini gorong-gorong di Ibu Kota hanya berdiameter 60 sentimeter yang sangat memadai untuk mengimbangi curah hujan hingga 100 milimeter per jam. 
 
"Jakarta ini kronis, harus satu-satu diselesaikan," tutur Jokowi saat meninjau gorong-gorong di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Rabu (26/12/2012).
 
Penyelesaian berbagai masalah itu, lanjutnya, ada yang mengikuti blue print, action lapangan, serta terobosan lainnya tapi harus tetap mengikuti desain besarnya. 
 
"Kalau banjir tidak ada terobosan dan kita tunggu tiap tahun perbaikan delapan titik, butuh berapa lama?" kata Jokowi seperti dikutip situs resmi Pemprov DKI Jakarta.
 
Nantinya, deep tunnel yang akan dibuat berdiameter 16 meter mulai dari sepanjang Jalan MT Haryono hingga Pluit, Jakarta Utara. 
 
Sebelumnya Bisnis.com mencatat anggaran yang diperlukan untuk membangun deep tunnel ini diperkirakan mencapai Rp16 triliun. 
 
Pendanaan melalui APBD atau bisa dikerjasamakan dengan investor yang pembangunannya sekitar 4-5 tahun.
 
Terowongan yang terinspirasi dari Kuala Lumpur ini, bisa juga digunakan untuk tempat jaringan utilitas dan pipa air baku.
 
"Dalam pembangunan akan pakai bor, langsung sedot, tidak akan mengganggu lalu lintas," katanya.
 
Pemprov DKI masih bahas terus mematangkan deep tunnel tersebut yang bisa pula disebut proyek terowongan atau waduk air bawah tanah. 
 
Awal Januari saya putuskan. Untuk atasi banjir jangan terus bertumpu pada cetak biru, tidak ada terobosan. Karena sudah berpuluh-puluh tahun kita kebanjiran," ujar Jokowi.  (ra)
 
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Editor : Basilius Triharyanto

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top