Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

3 Korban Ledakan Gudang Amunisi Dapat Perawatan Lanjutan

Tiga orang korban ledakan gudang amunisi milik Komando Pasukan Katak di pulau Pondok Dayung telah dirujuk untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut
Nadya Kurnia
Nadya Kurnia - Bisnis.com 06 Maret 2014  |  14:39 WIB
Gudang amunisi milik Komando Pasukan Katak di pulau Pondok Dayung
Gudang amunisi milik Komando Pasukan Katak di pulau Pondok Dayung

Bisnis.com, JAKARTA - Tiga orang korban ledakan gudang amunisi milik Komando Pasukan Katak di pulau Pondok Dayung telah dirujuk untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut ke RS AL Mintohardjo. Sebelumnya, ketiga korban dirawat di RS Suka Mulya.

Dua korban yang pertama tiba di RSAL Mintohardjo adalah Sertu Lantamal III Samidi dan Koptu Armada Barat Andi S. Sementara korban ketiga yang tiba terakhir pada pukul 13.28 belum diketahui identitasnya.

Menurut keterangan anggota TNI AL yang enggan disebut namanya, korban sebelumnya dirujuk ke rumah sakit lain. Namun ketiga korban akhirnya dirujuk ke rumah sakit milik TNI AL seperti korban ledakan dari TNI AL lainnya.

Hingga pagi tadi, diketahui jumlah korban ledakan telah mencapai 92 orang. Satu orang dinyatakan tewas dan 39 diantaranya masih harus menjalani perawatan di rumah sakit. Kini jumlah korban ledakan yang dirawat di RSAL Mintohardjo berjumlah 28 orang.

Seperti yang diberitakan, Rabu (05/03/2014), sekitar pukul 10.00 gudang amunisi milik Komando Pasukan Katak yang terletak di Pangkalan Utama TNI AL III di pulau Pondok Dayung telah meledak. Ledakan diduga disebabkan oleh hubungan arus pendek.

Sementara ledakan besar diduga berasal dari cadangan bahan peledak TNT yang disimpan di gudang yang juga menyimpan amunisi dan senjata milik Kopaska itu.

Untuk menyelidiki penyebab pasti ledakan gudang itu, TNI AL telah membentuk tim gabungan dengan Polri (puslabfor) yang mulai menginvestigasi lokasi ledakan mulai hari ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gudang amunisi meledak
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top