Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penyelenggaraan Kaki Lima Night Market Tunggu Hasil Lelang

Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta mengalokasikan Rp11,2 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014 untuk pelaksanaan lelang terkait penyelenggaraan Kaki Lima Night Market pada April 2014.
Dini Hariyanti
Dini Hariyanti - Bisnis.com 28 Maret 2014  |  15:53 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Ilustrasi - Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA--Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta mengalokasikan Rp11,2 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014 untuk pelaksanaan lelang terkait dengan penyelenggaraan Kaki Lima Night Market pada April 2014.

Kepala Dinas KUMKMP DKI Jakarta Joko Kundaryo mengataka acara yang sempat terhenti sejak Januari 2014 itu akan digelar lagi pertengahan bulan depan.

"Kami inginnya pertengahan April, tetapi kan sekarang ada ULP [Unit Layanan Pengadaan], jadi lelangnya harus melalui unit ini," katanya seperti dikutip dari laman daring resmi Pemprov DKI beritajakarta.com, Jumat (28/3/2014).

Dinas KUMKMP mengajukan lelang sejak bulan lalu dan hingga kini prosesnya belum selesai. Jika proses ini kelar diharapkan Kali Lima Night Market yang lazimnya berlangsung setiap Sabtu malam bisa terlaksana lagi.

Pemprov DKI akan melakukan verifikasi pedagang yang hendak berjualan saat Kaki Lima Night Market. Sedikitnya terdapat 400 pedagang siap berjualan, baik pedagang makanan, pakaian, maupun aksesoris.

"Pedagangnya baru semua, kita verifikasi ulang dan sekarang sudah siap. Jumlahnya mencapai 400 pedagang," ucap Joko.

Anggaran senilai Rp11,2 miliar disiapkan untuk 52 kali pelaksanaan Kaki Lima Night Market, per acara menghabiskan sekitar Rp80 juta. Mengingat penyelenggaraannya mundur maka kelebihan anggaran harus dikembalikan ke kas negara.

Kaki Lima Night Market biasanya terselenggara setiap akhir pekan tapi berhenti sejak awal tahun ini lantaran dana belum cair. Anggaran tahun ini lebih sedikit dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai Rp 150 juta.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apbd dki
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top