Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menanti Pembangunan Double Track KA

Keterlambatan commuter line kembali membuat berang penumpang di Stasiun Bekasi pada Kamis (17/4/ 2014)
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 19 April 2014  |  05:56 WIB
Kereta terlambat datang buat penumpang kesal
Kereta terlambat datang buat penumpang kesal

Bisnis.com, Bekasi— Keterlambatan commuter line kembali membuat berang penumpang di Stasiun Bekasi pada Kamis (17/4/ 2014).

Hal semacam ini terus terjadi karena jalur kereta digunakan juga untuk lewatnya KA jarak jauh.

Kemarahan penumpang di Stasiun Bekasi sering merasa perjalanannya terganggu oleh kereta jarak jauh yang seakan diutamakan perjalanannya.

Melihat permasalahan yang ada, Humas PT. Kereta Commuter Jakarta (KCJ) Eva Chairunnisa mengatakan permasalahan keterlambatan tidak akan berakhir sampai adanya double track untuk pemisahan jalur.

“Pasti akan terlambat, sebelum jalurnya (double track) ada” ungkap Eva saat dihubungi Bisnis , Jumat (18/4/2014).

Belum tersedianya jalur ganda untuk perjalanan commuter line dan kereta jarak jauh juga menjadi persoalan utama mengenai jadwal perjalanan.

Hal ini diutarakan oleh Humas DAOP I PT. KAI Agus Komarudin, pihaknya menunggu program pemerintah mengenai pengadaan double track tersebut.

“Itu program pemerintah, kita tunggu saja” ungkapnya.

Berbagai permasalahan seperti bencana banjir di  Jabodetabek awal tahun lalu menganggu berbagai perjalanan kereta, ditambah lagi dengan berbagai kerusakan sinyal dan phantograf seakan menambah pekerjaan rumah PT. Kereta Api Indonesia (KAI).

 

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kereta api kereta
Editor : Linda Teti Silitonga

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top