Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

GAYA BLUSUKAN JOKOWI Banyak Ditiru Para Kepala Daerah

Popularitas Joko Widodo memberikan daya tarik bagi pemimpin lokal negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini. Mereka mengadaptasi gaya blusukan yang dipopulerkan oleh Gubernur Jakarta yang juga bakal Capres dari PDI-P.
Annisa Lestari Ciptaningtyas
Annisa Lestari Ciptaningtyas - Bisnis.com 24 April 2014  |  13:51 WIB
Joko Widodo
Joko Widodo

Bisnis.com, JAKARTA - Popularitas Joko Widodo memberikan daya tarik bagi pemimpin lokal negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini. Mereka mengadaptasi gaya blusukan yang dipopulerkan oleh Gubernur Jakarta yang juga bakal Capres dari PDI-P.

Widodo dikenal sebagai pejabat yang hadir dari luar partai besar setelah satu dekade pemilihan umum.

Saat memaksakan kekuasaan keluar telah menyebabkan korupsi di beberapa kota di Indonesia, popularitas pejabat seperti wali kota Bandung dan Surabaya dapat memaksa partai besar untuk menjadi lebih responsif terhadap kekhawatiran di kalangan 250 juta penduduk tentang korupsi, infrastruktur dan fasilitas kesehatan.

"Di Indonesia, jika Anda seorang pemimpin Anda harus terjun ke level paling bawah, jadilah mekanik, bukan hanya sopir," ujar Ridwan Kamil, yang sejak September menjadi Walikota Bandung (28/3) di Jakarta seperti dilansir Bloomberg (24/4/2014).

Kamil dan Tri Rismaharini dari Surabaya mulai menarik perhatian nasional, dan berpotensi melebarkan eksistensi pemimpin masa depan di negara yang pertumbuhan infrastruktur jalan, jembatan dan pelabuhan masih lambat.

Popularitas Jokowi, panggilan akrab Joko Widodo tersebut bertumpu pada harapan bahwa dia bisa meniru kepemimpinannya di Jakarta dan menciptakan pemerintahan yang lebih gesit, bahkan melihat koalisinya saat kampanye presiden.

"Era dinasti politik dan budaya feodalistik dalam politik sudah mulai ditinggalkan,"  ungkap Direktur Eksekutif Konsultasi Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya (11/4) seperti dilansir Bloomberg.

"Itu memberikan ruang lebih besar bagi tokoh-tokoh lokal, banyak dari mereka adalah birokrat sederhana, atau orang-orang biasa yang prestasinya menonjol, untuk kemudian menjadi pemimpin, dan ini adalah apa yang telah terjadi pada Jokowi," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jokowi capres 2014
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top