Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ahok: Proyek JEDI Paket 4 dan 7 akan Ditender Ulang

Pemprov DKI Jakarta akan melakukan tender atau pelelangan ulang terhadap proyek pembangunan Jakarta Emergency Dregding Inisiative (JEDI) paket 4 dan paket 7.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 30 April 2014  |  20:51 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta akan melakukan tender atau pelelangan ulang terhadap proyek pembangunan Jakarta Emergency Dregding Inisiative (JEDI) paket 4 dan paket 7. Program JEDI ada 7 paket di mana paket 1, 4 dan 7 merupakan prioritas dari Pemprov DKI.

JEDI Paket 1 telah dimulai pada akhir tahun lalu dan ditargetkan selesai pada tahun ini. JEDI dilakukan dari Kali Ciliwung, Gunung Sahari, Waduk Melati termasuk Kali Gresik dan Kali Cideng Hulu.

Paket 4 dan Paket 7 JEDI ditargetkan selesai pada 2015. JEDI paket 4 yakni Kali Sentiong Sunter, Waduk Sunter Utara, Waduk Sunter Selatan, dan Waduk Sunter Timur 3.

Paket 7 yang meliputi Kali Grogol Sekretaris, Kali Jelakeng, Kali Pakin, Kali Besar, dan Keli Krukut Cideng (termasuk Kali Krukut Lama).

Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama mengatakan pihak pemenang tender meminta untuk pembangunan JEDI paket 4 dan 7 dilakukan selama 5 tahun. Namun, hal tersebut ditolak karena terlalu lama dan DKI meminta pengerjaanya dalam 2 tahun.

"Terus karena tender susah, beberapa paket kita kerjakan sendiri. Kayak Pakin dan Sentiong itu kan kita kerjakan sendiri. Kalau sudah kita kerjakan sendiri ya, sudah tidak usah lagi. Makanya kontraknya dengan tendernya musti diperbaiki dengan pemenangnya. Paketnya tender diulang lagi," ujarnya di Hotel Mulia Jakarta, Rabu (30/4/2014).

Mantan Bupati Belitung Timur ini menuturkan tender ulang pembangunan paket 4 dan paket 7 akan dilakukan oleh Unit Lelang Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa "Kalau diskusi minggu ini, bulan depan sudah bisa dilakukan tendernya," katanya.

Pemprov DKI saat ini akan memprioritaskan pembangunan rumah susun yang akan dijadikan tempat relokasi warga yang tinggal di pinggiran sungai. "Kalau rusunnya sudah jadi, mereka mau nggak mau ya harus pindah dari pinggiran sungai," ucapnya

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ahok
Editor :

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top