Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PROYEK MRT: Trotoar Jalan Sudirman Menyempit Tinggal 1,5 Meter

Lebar trotoar akan menyempit menjadi hanya 1,5 meter dari sebelumnya 6 meter di beberapa bagian ruas Jl Sudirman Jakarta Selatan karena terkena proyek transportasi masal Mass Rapid Transit rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia.
Nurudin Abdullah
Nurudin Abdullah - Bisnis.com 28 Mei 2014  |  22:02 WIB
PROYEK MRT: Trotoar Jalan Sudirman Menyempit Tinggal 1,5 Meter
Desain MRT
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Lebar trotoar akan menyempit menjadi hanya 1,5 meter dari sebelumnya 6 meter di beberapa bagian ruas Jl Sudirman Jakarta Selatan karena terkena proyek transportasi masal Mass Rapid Transit rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia.

Direktur Utama Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, Dono Boestami, mengatakan penyempitan trotoar terjadi di empat titik yaitu Senayan, Istora, Bendungan Hilir, dan Setiabudi karena adanya pembetonan pada trotoar tersebut untuk proyek MRT.

"Dampak dari pekerjaan pembetonan ini adalah berkurangnya lebar trotoar bagi pejalan kaki, dari semula 6 meter menjadi hanya 1,5 meter," katanya seperti dikutip dari situs resmi Pemprov DKI Jakarta, Rabu (28/5/2014).

Menurutnya, pekerjaan pembetonan trotoar di empat titik yang masing-masing sepanjang 350-400 meter per titik itu dimulai dari Senayan sisi timur pada 26 Mei 2014, dan secara bertahap akan dilanjutkan ke titik lokasi yang lainnya.

Pekerjaan pengurangan trotoar terlihat di seberang Ratu Plaza yang hampir rampung menjadi tersisa 1,5 meter yang sudah dicor. Sejumlah pohon besar di trotoar itu ditebang dan dipasang pagar pembatas dari besi untuk mengamankan pejalan kaki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mrt mass rapid transit Trotoar
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top