SMA 13 Kota Bekasi Ditunjuk Jadi Sekolah Toleransi

SMA 13 Kota Bekasi ditunjuk menjadi pilot project pencanangan Sekolah Toleransi di Kota Bekasi.
Oktaviano DB Hana | 15 Agustus 2014 23:41 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, BEKASI - SMA 13 Kota Bekasi ditunjuk menjadi pilot project pencanangan Sekolah Toleransi di Kota Bekasi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Boy Raffi Amar menuturkan pencanangan tersebut dilaksanakan sebagai usaha pemerintah memberikan pemahaman wawasan kebangsaan dan nilai-nilai luhur Pancasila serta rasa nasionalisme kepada pelajar.

Oleh karena itu, jelasnya, sejumlah pelajar dan guru Pendidikan Kewarganegaraan SMA 13 ditunjuk sebagai Dokter Pancasila.

"Para Dokter Pancasila akan dibantu Babinkamtibmas di Kota Bekasi untuk memberikan pemahaman akan nilai-nilai luhur pancasila dan rasa toleransi diantara para pelajar di SMA 13," jelasnya, seperti dikutip dari laman resmi Pemkot Bekasi, Jumat (15/8/2014).

Dengan penguatan nilai luhur Pancasila dan toleransi ini, Boy mengungkapkan para pelajar akan mengimplementasikannya di tengah masyarakat.

Selain itu, sambjng dia, program ini diarahkan untuk memperkuat diri generasi muda kita dari nilai-nilai yang tidak sesuai ideologi Pancasila.

"Banyak paham yang tidak sesuai dengan Pancasila kini berkembang di tengah masyarakat, baik dari teknologi informasi maupun cara penyebaran lainnya," kata Boy.

Boy berharap melalui kerjasama pemerintah dengan unsur Muspida program Sekolah Toleransi dapat dilanjutkan di seluruh sekolah yang ada di Kota Bekasi.

"SMA 13 hanya menjadi awal pengembangan program ini, dan saya harap berkembang pula di sekolah lain," imbuhnya.

Adapun, SMA 13 sudah sejak lama menerapkan dan mengamalkan klinik Pancasila yang menjadi awal pencanangan Sekolah Toleransi.

Tag : sekolah, kota bekasi
Editor : Nurbaiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top