Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

LIMBAH CAIR DKI: Pakai Teknologi Ramah Lingkungan dari Hungaria

Pemerintah provinsi DKI Jakarta berencana menggunakan teknologi ramah lingkungan dari Hungaria sebagai salah satu alternatif dalam mengolah limbah cair.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 19 September 2014  |  16:40 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah provinsi DKI Jakarta berencana menggunakan teknologi ramah lingkungan dari Hungaria sebagai salah satu alternatif dalam mengolah limbah cair.

Asisten Perekonomian dan Administrasi DKI Hasan Basri Saleh mengatakan saat ini pihaknya sedang menyiapkan konsep teknologi tersebut untuk selanjutnya akan diserahkan kepada Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja.

"Kita lagi siapkan konsep, baru nanti diajukan ke Pak Ahok [sapaan Basuki]," ujar Hasan saat dihubungi, Jumat (19/9/2014).

Hasan menjelaskan teknologi dari Hungaria ini bernama Fixed-Bed Biofilm Activated Sludge yang merupakan teknologi penggunaan biofilm lumpur aktif dan bakteri yang hidup di akar tanaman.

Nantinya, kultur bakteri yang hidup di akar tanaman ini akan menguraikan zat kontaminasi yang terkandung dalam air limbah.

"Ini adalah salah satu pendekatan baru dalam mengolah limbah cair," lanjut Hasan.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama mengatakan untuk mengolah limbah cair di Jakarta dapat dilakukan dengan dua metode, menggunakan teknologi ramah lingkungan atau memindahkan tempat pengolahan limbah yang saat ini berada di kawasan yang dekat dengan pemukiman warga.

Pemindahan tempat pengolahan limbah cair, seperti di Pulogebang, akan dilakukan apabila teknologi dari Hungaria tersebut tidak dapat mengatasi masalah limbah cair.

Langkah ini akan ditempuh Pemprov DKI setelah warga di sekitar pengolahan limbah cair Pulogebang terganggu dengan bau limbah dan khawatir air tanah akan tercemar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov dki limbah
Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top