Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bogor Raup Penerimaan PBB Rp68,5 Miliar

Pemerintah Kota Bogor mencatat penerimaan Pajak Bumi Bangunan sektor Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) selama 2014 mencapai Rp68,5 miliar.
Miftahul Khoer
Miftahul Khoer - Bisnis.com 23 Oktober 2014  |  19:47 WIB
Perumahan berbasis pendanaan KPR - Bisnis
Perumahan berbasis pendanaan KPR - Bisnis

Bisnis.com, BOGOR- Pemerintah Kota Bogor mencatat penerimaan Pajak Bumi Bangunan sektor Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) selama 2014 mencapai Rp68,5 miliar.

Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Bogor Daud Nedo Darenoh mengatakan capaian tersebut melampaui target penerimaan sebesar Rp 65 miliar.

"Dengan melihat realisasi itu menunjukan bahwa pengelolaan PBB P2 di Kota Bogor sudah cukup baik meskipun ada beberapa hal yang harus dievaluasi dan perbaikan," katanya seperti dikutip dari situs resmi Kota Bogor, Kamis (23/10/2014).

Menurutnya, salah satu langkah evaluasi yaitu melalui Rapat Koordinasi Pengelolaan PBB P2 2014 yang mengundang aparat Kecamatan dan Kelurahan Se-Kota Bogor.

Dia menuturkan rapat tersebut bertujuan untuk mengevaluasi penerimaan PBB P2 tiap kelurahan serta menyusun rencana kerja pengelolaan PBB P2 pada 2015.

Diharapkan melalui rakor dapat meningkatkan tertib administrasi pengelolaan PBB P2 dan dapat meningkatkan penerimaan PAD. Selain itu para peserta rakor diharapkan dapat berperan aktif dalam pengelolaan PBB P2 Tahun 2015 yang akan datang, ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Bogor Usmar Hariman meyakini peningkatan PBB P2 bisa di optimalkan dari tahun ke tahun.

Tapi kita bisa berbangga, berkat jerih payah dari Camat dan para Lurah, baru sampai bulan September saja target PAD sudah tercapai dan meningkat 105,47 persen, Ini menjadi suatu kebahagian dan apresiasi untuk semua, jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pajak bumi bangunan (pbb)
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top