Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Seorang Pria Tua Tewas Tersambar Kereta di Bogor

Seorang Pria Tua Tewas Tersambar Kereta di Bogor
Redaksi
Redaksi - Bisnis.com 01 Januari 2015  |  22:01 WIB
Seorang Pria Tua Tewas Tersambar Kereta di Bogor
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Seorang pria yang sedang menyebrangi rel kereta api di "underpass" Kelurahan Kedung Badak, Kota Bogor, Jawa Barat, tewas seketika setelah tertabrak KRL Commuterline, di awal tahun baru 2015.

Berdasarkan data dari Polisi masyarakat (Polmas) Bogor Raya, peristiwa terjadi sekitar pukul 17.11 WIB, adapun korban bernama Warju (59) kelahiran Kuningan.

Menurut keterangan warga, sebelum kejadian korban baru pulang dari rumah saudaranya Bapak Suardi warga Kedung Badang RT 01/RW 01. 

"Korban berencana pulang ke Jakarta, menyebrangi rel di "underpass" untuk menaiki angkot jurusan Bojong Gede," kata Djata Thoha, anggota Polmas Bogor Raya. 

Korban diduga tidak mengetahui ada kereta yang akan melintas dari arah Bogor menuju Jakarta, seketika ketika korban sedang menyebrangi rel tubuh korban langsung disambar oleh kereta yang sedang melaju kencang.

Korban langsung meninggal dunia di tempat, dengan kondisi mengenaskan. Wajah korban hancur setelah dihantam oleh kereta yang melintas. 

"Jasat korban sudah dievakuasi, dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk divisum," kata Djaya. 

Sementara itu, suasana hari pertama di tahun 2015 diselimuti hujan ringan yang turun sejak pukul 09.00 WIB. Hujan gerimis berlangsung cukup lama, sesekali berhenti dan turun kembali. 

Hujan benar-benar reda setelah pukul 18.00 WIB, hingga berita ini diturunkan hujan sudah tidak lagi mengguyur kawasan Kota Bogor. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tabrakan

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top