AHOK: Bajaj Lama Bisa Ditukar Bajaj Listrik

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mempersilakan bagi pemilik bajaj dua tak untuk menukarkan bajajnya menjadi bajaj listrik seharga Rp40 juta.
Veronika Yasinta
Veronika Yasinta - Bisnis.com 07 Januari 2015  |  14:35 WIB
AHOK: Bajaj Lama Bisa Ditukar Bajaj Listrik
Ilustrasi - Antara
Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mempersilakan bagi pemilik bajaj dua tak untuk menukarkan dengan bajaj listrik seharga Rp40 juta.
 
Pemprov DKI bersedia menghancurkan bajaj lama mereka dan menukarkan dengan yang baru. Dengan uang setoran sejumlah Rp200 ribu per hari, dia menjamin selama 2 tahun, bajaj bisa menjadi hak milik sopir.
 
"Kira-kira mereka sehari setor Rp 200 ribu, kira-kira 2 tahun bajaj jadi milik mereka. Itu tak ada subsidi, bajaj listrik itu kami kasih saja," ujarnya di Balai Kota, Jakarta, Rabu (7/1/2015).
 
Bajaj listrik bisa menjadi pengganti bajaj dua tak yang selama ini kerap menimbulkan polusi udara dan polusi udara.
 
Selain itu, pria yang akrab dipanggil Ahok ini menyarankan agar pengemudi bajaj tergabung dalam sebuah komunitas atau koperasi sehingga manajemennya teratur.
 
"Selain itu, bajaj-bajaj harus tergabung dalam sebuah koperasi agar jelas atau angkutan dalam komunitas," katanya.
 
Saat ini, terdapat 14 ribu bajaj yang beroperasi dengan bahan bakar minyak. Biaya bahan bakar yang mahal juga menjadi masalah bagi bajaj yang identik dengan warna oranje ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ahok

Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top