JAKARTA BANJIR 2015: DKI & PLN Sepakat Bentuk Posko Bersama

Pemprov DKI Jakarta dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyepakati akan membentuk posko bersama guna meningkatkan koordinasi dalam penanganan pemutusan arus listrik yang berhubungan dengan pompa-pompa air milik pemprov di sejumlah waduk.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 12 Februari 2015  |  19:36 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyepakati akan membentuk posko bersama guna meningkatkan koordinasi dalam penanganan pemutusan arus listrik yang berhubungan dengan pompa-pompa air milik pemprov di sejumlah waduk.

Pembentukan posko tersebut sebagai tindak lanjut pln atas respon Ahok, sapaan akrab Basuki yang mempertanyakan keputusan pln mematikan aliran listrik pompa air pemprov di Waduk Pluit, sehingga menyebabkan banjir di kawasan Jakarta Pusat, termasuk Balaikota dan Istana Negara, sebagai imbas tidak menyalanya pompa untuk menyedot air dan dialirkan ke Waduk Pluit.

"Kita memutuskan akan membuat semacam posko bersama," tutur Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki T. Purnama pasca pertemuan dengan General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, Haryanto WS, di Balai Kota, Kamis (12/2).

Menurutnya dengan posko tersebut akan semakin mudah dalam berkoordinasi dan bertukar informasi memetakan pompa-pompa pemprov atau masyarakat yang sedang membutuhkan pasokan listrik maksimal maupun gardu-gardu pln yang sedang ada masalah, sehingga bisa langsung diambil keputusan penanganannya dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Pln juga akan membangun jalur khusus jaringan untuk pompa-pompa prioritas, serta beberapa tempat penting seperti Ancol Barat, Wad uk Pluit, Pasar Ikan, Grogol, juga akan dilakukan penjagaan. Dan pln sudah kerahkan anak buahnya untuk jagain itu dalam tiga shift," tuturnya.

Belajar dari pengalaman ini, lanjutnya pln juga menyatakan akan meninggikan semua gardu yang kira-kira berpotensi bakal terendam.

“Kami juga akan bersama-sama meninggikan tanggul yang terdapat 2 PLTU penting yang berada di Muara Karang dan Pluit. Tanggul laut juga akan kita bangun bersama supaya tidak terkena banjir rob. Anggarannya mungkin kerjasama antara kami. Yang penting, ada pompa, tanggul dan waduk beres," tuturnya.

General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang Haryanto WS menyatakan bahwa dengan adanya posko maka mampu meminimalisir terjadinya kesalahan komunikasi.

“Kami jamin bahwa tidak akan ada persitiwa pemadaman pompa air di sejumlah waduk prioritas milik pemprov, kecuali pembangkitnya meledak,” tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pompa air, Jakarta Banjir 2015

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top