Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Warga Apartemen Kalibata City Protes Kenaikan Iuran Lingkungan

Puluhan warga Apartemen Kalibata City memprotes kenaikan iuran pemeliharaan lingkungan (IPL) tanpa transparansi dari badan pengelola apartemen.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 14 Februari 2015  |  15:39 WIB
Apartemen Kalibata City - kalibatacity.com
Apartemen Kalibata City - kalibatacity.com

Bisnis.com, JAKARTA-- Puluhan warga Apartemen Kalibata City memprotes kenaikan iuran pemeliharaan lingkungan (IPL) tanpa transparansi dari badan pengelola apartemen.

Aksi protes dilakukan dengan berorasi sambil mengeliling 18 tower dan membawa spanduk bertuliskan harapan kepada pihak pengelola.

"Kenaikan IPL hanya bisa dilakukan setelah ada dialog dan kesepakatan antara pemilik dan pengelola," kata korlap aksi damai, Rizki Y yang berorasi di depan tower Herbras, Jakarta, Sabtu (14/2/2015).

Dalam selebaran yang dibagikan pengunjuk rasa, tertulis bahwa kenaikan IPL bisa terlaksana jika pengelola dapat menyajikan laporan keuangan yang diaudit KAP 5 tahun terakhir.

Mereka meminta pengelola membuat RAB 2015 dengan persetujuan mayoritas pemilik dan menunjukkan seluruh dokumen kontrak asli pihak ketiga.

Pengunjuk rasa yang sebagian besar mengenakan pakaian hitam tersebut juga mengakak seluruh warga bersatu untuk segera membentuk Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) yang diamanatkan oleh UU 20/2011 tentang Rumah Susun.

Humas aksi damai, Umi Hanik mengatakan dengan adanya P3SRS, memungkinkan warga terlibat dalam pengambilan kebijakan pengelolaan rusun dan lingkungannya.

Dengan begitu diharapkan terwujudnya pelayanan publik yang memperhatikan dan mengutamakan kepentingan warga.

"Sehingga tak ada lagi lingkungan kotor, sertifikat yang tak kunjung diserahterimakan, kurangnya lahan parkir dan fasilitas umum yang dikomersialisasikan," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apartemen kalibata city
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top