Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kebakaran di Tanah Abang, 284 Rumah Hangus

Kebakaran yang terjadi di Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat telah menghanguskan 287 bangunan, terdiri dari 284 rumah dan 3 musala.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 Maret 2015  |  11:27 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Kebakaran yang terjadi di Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat telah menghanguskan 287 bangunan, terdiri dari 284 rumah dan 3 musala.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin mengatakan seluruh bangunan yang terbakar itu berlokasi di 9 RT dari 2 RW. "Ada 533 kepala keluarga dengan total 2.122," katanya.

Dia menjelaskan jumlah korban yang mengungsi akibat kebakaran tersebut yakni di RW 12 ada dua RT, yaitu RT 16 dengan 50 kepala keluarga sejumlah 200 jiwa. RT 19, 50 kepala keluarga sejumlah 200 jiwa.

Sedangkan di RW 14, ada tujuh RT yang bangunannya dilalap si jago merah, yaitu RT 11 dengan lima kepala keluarga dengan 30 jiwa.Di RT 12, delapan kepala keluarga dengan 32 jiwa. RT 13, 77 kepala keluarga dengan 270 jiwa.

Di RT 14, 68 kepala keluarga dengan 325 jiwa. Di RT 15, 75 kepala keluarga dengan 525 jiwa. RT 16, 60 kepala keluarga dengan 140 jiwa. Dan RT 17, 140 dengan 400 jiwa.

Lurah Kebon Melati, Winentri mengatakan korban yang rumahnya kebakaran itu kini menempati dua tempat pengungsi, yaitu di lapangan Aneka Beton untuk RW 14 dan sebuah lapangan futsal yang dijadikan posko darurat di Jalan Sabeni untuk RW 12. "Belum ada data pengungsi," ujarnya.

Meiningsih (42), warga di RT 15 RW 14, yang sudah tinggal selama 10 tahun ini mengatakan, kebakaran ini lebih parah dibandingkan tahun 2004.

"Sekarang lebih besar, rumah lebih banyak yang kebakaran dan ada korban jiwa."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kebakaran

Sumber : Tempo.co

Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top