Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TOL BECAKAYU: Bangunan di Kalimalang Dibongkar

Puluhan bangunan di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur yang terkena imbas proyek pembangunan tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becakayu) dan pelebaran Jalan Inspeksi Kalimalang dibongkar ratusan petugas gabungan, Senin (30/3/2015).
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 30 Maret 2015  |  12:18 WIB
Pembongkaran bangunan di Jalan Raya Kalimalang Jakarta Timur yang terkena proyek tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becakayu) - Beritajakarta.com
Pembongkaran bangunan di Jalan Raya Kalimalang Jakarta Timur yang terkena proyek tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becakayu) - Beritajakarta.com

Bisnis.com, JAKARTA— Puluhan bangunan di Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur yang terkena imbas proyek pembangunan tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becakayu) dan pelebaran Jalan Inspeksi Kalimalang dibongkar ratusan petugas gabungan, Senin (30/3/2015).

Dengan menggunakan satu unit alat berat, satu persatu bangunan yang berdiri di sepanjang 2 kilometer itu diratakan dengan tanah.

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Bambang Musyawardhana, mengatakan penertiban bangunan ini merupakan lanjutan dari penertiban sebelumnya. Seluruh bangunan yang ditertibkan ini sudah dibebaskan sejak 1997-2013.

"Penertiban ini dalam rangka pelebaran Jalan Inspeksi Kalimalang dan jalan layang Becakayu," ujar Bambang saat memimpin aksi penertiban.

Sejauh ini, kata Bambang, masih banyak lahan milik warga yang belum dibebaskan. Mulai dari pertigaan Penas atau ujung Kalimalang di Halim Perdanakusuma hingga pertigaan Caman, Bintara, Bekasi. Umumnya lahan belum dibebaskan, karena pada tahun lalu belum ada anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU).

"Saat ini anggaran sudah disiapkan. Warga dimohon menyiapkan berkasnya lengkap, untuk diteliti ulang sebelum dibebaskan," imbuh Bambang.

Camat Duren Sawit, Abu Bakar menambahkan di wilayah Duren Sawit sedikitnya masih ada 5 bidang tanah yang belum dibebaskan. Di antaranya adalah milik Auto 2000 dan Mitsubishi.

"Mereka memiliki sertifikat dan minta diukur ulang. Makanya, lahan belum dibebaskan. Pengukuran untuk mengetahui letak dan batasan-batasannya," ujar Abu Bakar.

Sementara itu, lebar lahan yang dibebaskan bervariasi, antara 10-25 meter dari pinggir jalan eksisting Jalan Inspeksi Kalimalang. Pembebasan lahan ini melibatkan 150 petugas gabungan, terdiri dari unsur Satpol PP, TNI, Polri, Satker Becakayu, kelurahan, dan kecamatan.

Penertiban ini menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Raya Kalimalang mengalami kemacetan hingga mencapai tiga kilometer.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tol becakayu

Sumber : Beritajakarta.com

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top