Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penghapusan Struktur Camat di DKI: Ternyata Ancaman Ahok Cuma Wacana

Ancaman penghapusan struktur camat oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama ternyata hanya wacana.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 01 Juni 2015  |  17:05 WIB
Sekda DKI Jakarta Saefullah - beritajakarta.com
Sekda DKI Jakarta Saefullah - beritajakarta.com

Bisnis.com, JAKARTA - Ancaman penghapusan struktur camat oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama ternyata hanya wacana.

Menurut Sekretaris Daerah DKI Saefullah, penghapusan struktur camat masih wacana semata. Hal ini mengingat penghapusan struktur camat memerlukan perubahan Undang-Undang terlebih dahulu.

"Kalau dalam struktur kita Perda No.12 Tahun 2014 itu masih ada sistem camat, lalu wakil lurah pun sebenarnya masih ada di Pergub kita ini. Tetapi posisinya wakil lurah kami kosongkan setelah diuji coba ternyata pelayanan masih bisa berjalan," ujar Saefullah di Balai Kota (1/6/2015).

Dengan cara itu ternyata Pemprov DKI berhasil menghemat 267 jabatan. Nanti kalau misalnya Pemprov DKI kembali mencoba penghapusan sistem, maka sebaiknya wakil camat dulu yang dikurangi.

"Wakil camat kan sudah ada 44, nanti akan kita uji coba terus. Tidak bisa serta merta menghapus jabatan camat" jelasnya.

Menurut Saefullah peran camat bukan dipandang vital atau tidak vital. Sebaliknya, perlu dikaji semua layanan karena ada pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) Kelurahan.

"PTSP Kecamatan juga sudah ada, sedangkan PTSP kita di kota pun sudah melayani kita semua maka ini mesti ada kajian dulu," tambahnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

camat
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top