Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TOL BECAKAYU: 917 Pohon Jadi "Korban"

Sebanyak 917 pohon di sepanjang Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur terkena imbas pembangunan proyek pembangunan tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becakayu) dan pelebaran Jl Inspeksi Kalimalang.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 04 Juni 2015  |  17:09 WIB
Sebanyak 917 pohon di sepanjang Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur terkena imbas dari proyek pembangunan tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becakayu) - Beritajakarta.com
Sebanyak 917 pohon di sepanjang Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur terkena imbas dari proyek pembangunan tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becakayu) - Beritajakarta.com

Bisnis.com, JAKARTA— Sebanyak 917 pohon di sepanjang Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur terkena imbas pembangunan proyek pembangunan tol Bekasi, Cawang, Kampung Melayu (Becakayu) dan pelebaran Jl Inspeksi Kalimalang.

Pohon yang ditebang jenis mahoni, trembesi, ketapang kencana, dan sapu tangan.

Kepala Suku Dinas Pertamanan dan Pemakaman Jakarta Timur, Mimi Rachmawati mengatakan, lebih dari 917 pohon yang ditebang akibat terkena proyek tersebut. Sebanyak 717 pohon berukuran besar dan 200 lebih pohon ukuran kecil.

"Untuk pohon besar yang ditebang pasti akan diganti. Perbandingannya satu pohon diganti dengan 10 pohon. Sehingga kalau ada 717 pohon, maka gantinya bisa 7.017 pohon," ujar Mimi Rachmawati, Kamis (4/6/2015).

Pohon pengganti ini nantinya akan ditanam di sejumlah titik di Jakarta Timur, terutama di daerah yang masih gersang.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tol becakayu

Sumber : Beritajakarta.com

Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top