Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tolak Pembangunan Gereja, Demonstran Lumpuhkan Lalu Lintas di Bekasi

Ribuan pendemo menolak pembangunan Gereja Katolik Santa Clara melakukan aksi blokir jalan di depan Kantor Pemkot Bekasi.
Muhamad Hilman
Muhamad Hilman - Bisnis.com 10 Agustus 2015  |  14:48 WIB
Majelis Silaturahmi Umat Islam Bekasi melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Pemkot Bekasi menolak pembangunan Gereja Katolik Santa Clara Bekasi Utara. - Bisnis.com/Muhammad Hilman
Majelis Silaturahmi Umat Islam Bekasi melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Pemkot Bekasi menolak pembangunan Gereja Katolik Santa Clara Bekasi Utara. - Bisnis.com/Muhammad Hilman

Bisnis.com,BEKASI-- Ribuan pendemo menolak pembangunan Gereja Katolik Santa Clara melakukan aksi blokir jalan di depan Kantor Pemkot Bekasi.

SIMAK: Majelis Silaturahmi Umat Islam Bekasi Tolak Pembangunan Gereja

Pendemo yang tergabung dalam Majelis Silaturahmi Umat Islam Bekasi melakukan aksi tutup Jalan Ahmad Yani yang berada di depan Kantor Wali Kota Bekasi.

BACA JUGA: Pemprov DKI Bangun Pagar Amankan Stadion BMW

Dari pantauan Bisnis.com, para pendemo mulai melakukan aksi tutup jalan pada pukul 11.30 WIB. Akibatnya, lalu lintas baik dari arah Mega Mal Bekasi menuju Summarecon Bekasi maupun sebaliknya lumpuh.

SIMAK: Daging Sapi Menghilang di Pasar Ciputat

Sejumlah kendaraan baik roda empat maupun roda dua yang terjebak dalam aksi massa tersebut harus berputar balik. Tidak sedikit kendaraan yang mencoba mencari jalan lain untuk menghindari kemacetan.

SIMAK: 10 Negara Terbaik untuk Dikunjungi Tahun 2015

Dalam aksi tersebut, para pendemo menolak pembangunan Gereja Katolik Santa Clara Bekasi Utara. Mereka menolak surat rekomendasi dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi tentang Rekomendasi Pendirian Gereja Katolik Santa Clara Bekasi Utara.

Para pendemo juga mendesak FKUB kota bekasi untuk segera mencabut dan membatalkan surat rekomendasi yang telah dikeluarkan tersebut.  Selain itu, mereka juga mendesak Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi memerintahkan atau meminta FKUB Bekasi untuk mencabut dan membatalkan surat rekomendasi tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gereja
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top