Bisnis.com, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meresmikan peluncuran taksi Multi Purpose Vehicle (MPV) di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (20/8/2015).
Dalam sambutannya Ahok akan mencabut kuota taksi-taksi yang tidak jelas identitasnya. Ahok menerima inovasi dari Blue Bird ini untuk memenuhi kebutuhan warga dari luar Jakarta masuk ke DKI. Pasalnya, banyak taksi yang masuk Jakarta teridentifikasi datang dari Bekasi dam Tangerang.
"Kuota taksi kita tak terpenuhi karena izin, jadi cabut saja dan berikan kepada operator yang mampu menjalankan," kata Ahok di Balai Kota.
Ahok mengaku sebagai salah satu penumpang yang sangat loyal terhadap Blue Bird taksi. Menurutnya keamanan dan kenyamanan taksi Blue Bird lebih terpercaya ketimbang taksi-taksi kuning.
Saat ini jumlah taksi di Provinsi DKI Jakarta untuk taksi regular 22.464 kendaraan dari 31 perusahaan, dan taksi eksekutif 1.803 kendaraan dari 3 perusahaan.
Selama ini DKI Jakarta dilayani oleh taksi regular jenis sedan, taksi eksekutif jenus sedan dan MPV, serta taksi Life Care (khusus untuk difable).
Untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan taksi hemat dan nyaman, Pemprov DKI memutuskan menerbitkan izin taksi regular jenus MPV sebanyak 100 unit, dengan daya tampung lima sampai tujuh orang. Adapun taksi MPV dari Blue Bird ini bermerek Honda Mobilio.