Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PT PLN Disjaya Akan Bangun Gardu di Pulau Tidung

General Manager PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang Syamsul Huda menjelaskan pihaknya sudah menyiapkan sejumlah program inisiatif kelistrikan di Kepulauan Seribu, salah satunya adalah membangun gardu distribusi sisipan di Pulau Tidung.
Gloria Fransisca Katharina Lawi
Gloria Fransisca Katharina Lawi - Bisnis.com 25 Oktober 2015  |  10:40 WIB
PT PLN Disjaya Akan Bangun Gardu di Pulau Tidung
Petugas PLN - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - General Manager PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang Syamsul Huda menjelaskan pihaknya sudah menyiapkan sejumlah program inisiatif kelistrikan di Kepulauan Seribu, salah satunya adalah membangun gardu distribusi sisipan di Pulau Tidung.

"Untuk mengatasi tegangan drop di Pulau Tidung, rencananya kami akan membangun dua gardu distribusi sisipan. Kami sudah menyampaikan rencana ini kepada Pemprov DKI," kata Syamsul di Pulau Putri, Jumat (23/10/2015).

Syamsul menjelaskan rencana tersebut resmi ditegaskan dalam hasil rapat dengan Pemprov DKI pada 2 Oktober 2015. "Pemprov DKI rencananya menganggarkan rencana ini dalam APBD 2016," jelasnya.

Berdasarkan data yang diterima Bisnis.com dari PLN Disjaya, Kepulauan Seribu memakai gardu induk di Teluk Naga dengan empat trafo yang masing-masing memiliki kapasitas 60MVA.

Pulau Tidung tercatat sebagai pulau dengan pengguna listrik terbesar dari PLN. PT PLN memiliki total pelanggan sebanyak 1481 pelanggan, baik dari mekanisme pelanggan pasca bayar maupun pra bayar. Adapun total daya yang digunakan sebesar 2.787.000VA.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN pulau tidung
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top