Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Wagub DKI: Beli Minuman Beralkohol Tetap Harus Perlihatkan KTP

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan terus memberlakukan aturan membeli minumanan beralkohol harus menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 20 Januari 2016  |  17:19 WIB
Razia minuman beralkohol - Antara
Razia minuman beralkohol - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan terus memberlakukan aturan membeli minumanan beralkohol harus menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Itu sudah diberlakukan di DKI, kalau di DKI usianya harus 21 ke atas, kalau di Singapura 18 tahun ke atas," jelasnya saat ditemui di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat usai berdiskusi mengenai Rancangan Undang-Undang Minuman Beralkohol, Rabu (20/1/2016).

Menurut Mantan Wali Kota Blitar ini, larangan memproduksi minuman beralkohol akan memicu tindakan yang tak diharapkan, seperti produksi minuman keras ilegal yang tak terkontrol.

Terkait hal tersebut, Pemprov DKI akan tegas untuk memperketat penjualan minuman keras tersebut. Di mana penjualan miras tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

Sedangkan untuk penjualan miras yang alkoholnya di atas lima persen di ibu kota, hanya boleh dilakukan di sejumlah tempat tertentu.

emberlakukan

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minuman beralkohol
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top