Ahok Akui Prostitusi di DKI Masih Banyak

Ahok Akui Prostitusi di DKI Masih Banyak
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Februari 2016  |  13:51 WIB
Ahok Akui Prostitusi di DKI Masih Banyak
Ilustrasi - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, jika di Ibukota masih banyak praktek prostitusi. Bahkan hal itu tidak hanya terjadi di tempat hiburan dan hotel saja, melainkan juga di tempat kerja.

"Di Jakarta banyak, apartemen di jadikan tempat pelacuran juga banyak. Makanya kamu enggak usah urusin terlalu banyak. Tapi kalau soal lokalisasi di peraturannya nggak boleh, maka harus kami bongkar," kata Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (23/2).

Basuki menambahkan masalah prostitusi merupakan tindak pidana, yang merupakan ranah kepolisian. Dirinya memastikan tidak ada lokalisasi yang dilegalkan di Jakarta. "Jika ada pidana, bisa lapor polisi. Kalau prostitusi ketangkap itu pidana," ujarnya.

Menurutnya, di Jakarta ada dua lokasi yang pernah dijadikan tempat prostitusi, yakni di Kramat Tunggak dan Kalijodo. Kramat Tunggak ditertibkan jaman Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso. Sementara saat ini, pihaknya berupaya menata kawasan Kalijodo.

"Tapi kami nggak usah selalu sibuk semua bar diplototin. Buang energi saja, orang di kantor juga bisa terjadi perselingkuhan. Di Jakarta kan paling terkenal Kramat Tunggak, dan sudah selesai. Yang sisa Kalijodo," tandasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ahok, prostitusi

Sumber : Berita Jakarta

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top