IPA Banjir Kanal Barat: Perjanjian dengan Kontraktor Diteken Awal Mei

Rencana penandatangan pengerjaan IPA Banjir Kanal Barat dengan kontraktor asal Singapura dtargetkan terlaksana pada awal Mei.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 21 April 2016  |  23:43 WIB
IPA Banjir Kanal Barat: Perjanjian dengan Kontraktor Diteken Awal Mei
Banjir Kanal Barat - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA - Rencana penandatanganan pengerjaan instalansi pengolahan air (IPA) Banjir Kanal Barat dengan kontraktor asal Singapura dtargetkan dilakukan pada awal Mei.

Sebelumnya PT Jakarta Utilitas Propertindo mendapatkan penugasan pembangunan IPA dari Pemprov DKI Jakarta.

Direktur Utama PT Jakarta Utilitas Propertindo Chairul Hakim mengatakan penandatanganan itu dilakukan setelah selesainya penandatangan pihaknya dengan PAM Jaya terkait pembelian air bersih dari IPA yang dibangun oleh anak perusahaan dari PT Jakarta Propertindo tersebut.

Selain itu pihaknya juga tengah mencari waktu yang tepat dikarenakan kontraktor asal Singapura yakni N Memiotec menginginkan penandatanganan dilakukan di hadapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama dan Duta Besar Singapura di Jakarta.

Dia memastikan kontraktor asal Singapura tersebut siap mengerjakan konstruksi dalam waktu 6 bulan. Rencana pembangunan yang bisa tuntas pada September 2016 diperkirakan sedikit mundur dari jadwal menjadi akhir tahun.

Menurut catatan Bisnis.com, proyek tersebut menggunakan anggaran penyertaan modal pemerintah sebesar Rp155 miliar dengan kapasitas mencapai 500 liter per detik yang akan disalurkan PAM Jaya langsung kepada pelanggannya.

Sementara untuk penambahan fasilitas IPA waduk pluit sebesar 50 liter/detik yang juga dikerjakan oleh PT Jakarta Utilitas juga akan dilakukan oleh N Memiotec dikarenakan pemenang tender sebelumnya memilih mundur karena menghadapikendala pelaksanaan.

Jadi itu kebetulan saja, waktu itu N Memiotec ada di peringkat dua, karena pemenang sebelumnya mundur, otomatis otomastis yang maju menjadi pelaksana yang nomor dua, katanya kepada Bisnis Kamis (21/4/2016)

Dia memastikan penambahan fasilitas Waduk Pluit yang akan dialirkan PAM Jaya kepada lingkungan sekitarnya dengan pendanaan sekitar Rp40 miliar akan selesai secara paralel dengan konstruksi di Kanal Banjir Barat.

Sementara itu tahun ini pihaknya juga menargetkan menambah satu hingga dua IPA lagi yang rencananya masing-masing akan menambah pasokan air bersih sekitar 200 liter per detik.

“Nggak hanya tahun depan, tahun ini pun setelah selesai tanda tangan kontrak kami juga mau menambah IPA, tapi itu tergantung persetujuan dengan PAM Jaya dulu,” kata Chairul.

IPA tersebut dibangun dalam rangka penambahan pasokan air bersih di Ibu Kota. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
banjir kanal barat

Editor : M. Syahran W. Lubis
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top