Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Akibat Tawuran, Perjalanan KRL Jabodetabek Lintas Bekasi Terhambat

PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) mengucapkan permohonan maaf atas terhambatnya perjalanan krl lintas Bekasi - Manggarai, sebagainimbas dari tawuran warga di wilayah jalur rel km 14 antara Cipinang - Klender.
Puput Ady Sukarno
Puput Ady Sukarno - Bisnis.com 26 April 2016  |  05:45 WIB
Calon penumpang menunggu KRL Commuter Line di Stasiun  - Antara
Calon penumpang menunggu KRL Commuter Line di Stasiun - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) mengucapkan permohonan maaf atas terhambatnya perjalanan krl lintas Bekasi - Manggarai, sebagainimbas dari tawuran warga di wilayah jalur rel km 14 antara Cipinang - Klender.

Humas KCJ Eva Chairunisa mengatakan bahwa sejak pukul 17.50 wib sampai dengan saat ini sekitar pukul 19.00 wib, dua jalur pada lintas tersebut belum dapat dilalui krl, karena masih banyak terdapat kerumunan warga.

"Kami sangat menyayangkan kondisi ini karena berimbas pada perjalanan krl lintas Bekasi," ujarnya, Senin (25/4) petang.

Pihaknya berharap, ke depannya, masyarakat dapat menyadari untuk tidak melakukan aktifitas apapun di wilayah jalur rel yang dapat mengganggu keselamatan dan keamanan perjalanan krl.

PT KCJ juga menghimbau bagi para pengguna jasa untuk tetap memperhatikan keselamatan dan keamanannya dengan tidak memaksakan diri untuk naik apabila krl sudah sangat padat.

"Penumpang diharapkan dapat menunggu krl selanjutnya mengingat antrian krl imbas dari tawuran warga terjadi pada jam sibuk," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

krl jabodetabek
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top