Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ahok Tegaskan Penjualan Minuman Keras Bukan Dilarang Tetapi Dibatasi

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan tidak melarang penjualan minuman keras asal harus terdapat batasan.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 23 Mei 2016  |  13:10 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Miftahul Khoer
Ilustrasi - Bisnis/Miftahul Khoer

Bisnis.com, JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengatakan tidak melarang penjualan minuman keras asal harus terdapat batasan.

"Kalau menurut perdanya, sebenarnya boleh (dijual) asal dibatasi umurnya. Perda kita tidak melarang hanya membatasi," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (23/5/2016).

Sebelumnya, lanjut Ahok Mendag telah membuat Surat yang bertentangan dengan Peraturan Daerah (Perda), namun kemudian Mendag merevisi kembali surat tersebut.

Menurutnya yang menjadi patokan adalah Perda.Perda yang dimaksud Ahok yakni Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Apabila DPRD DKI Jakarta tidak menyetujui kebijakan tersebut, pihaknya mempersilahkan Dewan untuk merevisi perda tersebut.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa kebijakan tersebut juga sudah ada sebelum masa kepemimpinannya. Begitu juga dengan saham Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di perusahaan mirar PT Delta Djakarta.

Perusahaan tersebut juga sudah go public sejak masa kepemimpinan Ali Sadikin.

"Kemarin kan nyalahin saya, seolah-olah saya yang bikin pabrik bir. Saya aja belum tahu dulu, masih ngompol kali tuh saya," ujar dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ahok minuman beralkohol
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top